Reshuffle-Kabinet, Irma: Jangan Mengurangi Menteri Parpol Koalisi

Foto: Irma Suryani Chaniago Politikus Nasdem (Istimewa)

KBRN, Jakarta: Politikus Nasdem Irma Suryani Chaniago memberikan tanggapan soal kabar reshuffle kabinet kerja Indonesia Maju. Irma menilai, reshuffle hak prerogatif presiden.

"Reshufle adalah hak prerogatif presiden. Soal siapa pun yang menurut presiden tidak perform ya silahkan diganti," kata Irma kepada RRI.co.id, Rabu (14/4/2021).

Baca Juga: Ini Bocoran PKB Soal Reshuffle Kabinet

Namun, kata Irma, jangan sampai komposisi menteri yang sudah ada dari partai koalisi pemerintah saat ini dikurangi.

"Yang penting jangan sampai mengurangi jumlah menteri-menteri partai koalisi. Ya, jika mau tambah partai, jangan sampe ngurangi yang sudah ada," ucap Irma. 

Baca Juga: Ngabalin Ungkap Soal Reshuffle Kabinet

Sebagai relawan Jokowi, mantan anggota Komisi IX DPR ini menyatakan, bahwa dirinya dan partainya tetap komit mendukung sampai pemerintahan Jokowi selesai.

"Sampai sekarang saya tetap komit menjaga beliau sampe 2024, untuk itu perlu hati-hati terhadap partai-partai yang cuma mau cari modal di 2024," tandasnya.

Sebelumnya, Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin mengatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan melakukan perombakan atau reshuffle kabinet. Ia meyakini reshuffle kabinet akan dilakukan pekan ini juga.

Adapun, isu reshuffle mencuat setelah DPR menyetujui dibentuknya penggabungan Kemendikbud dengan Kemenristek, dan pembentukan Kementerian Investasi.

"Dari biasanya, saya tahu dan beberapa kali saya ikuti Bapak Presiden tidak akan lambat mengambil keputusan. Dan beliau tidak memiliki ketergantungan dengan siapapun untuk mengambil satu keputusan yang tepat," kata Ngabalin, dalam tayangan Kompas TV, Selasa (13/4/2021).

Kendati demikian, Ngabalin tidak memberikan bocoran siapa sosok Menteri yang akan terdepak di kabinet Jokowi-Maruf Amin.

"Dan tinggal kita tunggu waktunya dalam pekan ini," ungkapnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00