100 Relawan Melipat Kertas Suara Pilkada Banyuwangi

KBRN, Banyuwangi: Sebanyak seratus orang atau relawan dilibatkan dalam kegiatan pelipatan dan penyortiran 1,3 juta lebih kertas suara untuk PEmilihan Kelap daerah (Pilkada) Banyuwangi 2020.

Jumlah relawan tersebut lebih sedikit jika dibandingkan pada pelaksanaan Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 lalu, Hal tersebut dilakukan untuk menerapkan penerapan protokol kesehatan yang ketat, sebagai langkah antisipasi penyebaran Covid-19.

Ketua KPU Banyuwangi, Dwi Angraini Jum'at (27/11/2020) mengatakan tahapan sortir dan pelipatan kartu suara pilkada tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19, mulai dari mewajibkan mengunakan masker, pembatasan petugas pelipatan, hingga jarak duduk saat melakukan pelipatan juga diatur sesuai protokol kesehatan.

"Tenaga relawan memang kita batasi 100 orang, dengan protokol kesehatan yang ketat, mulai dari masuk mereka harus cuci tangan, dan dicek suhu tubuhnya, hingga pengaturak jarak saat mereka bekerja," ungkap Dwi Anggraini.

Dwi Angraini menjelaskan, dalam penyortiran, suara yang rusak, mulai sobek ataupun warna yang buram, dipisahkan dengan yang kondisinya bagus, dan pelipatan surat suara dilakukan sesuai dengan arahan dari petugas KPU Banyuwangi.

"Nanti surat suara yang rusak, akan kita minta tambahan ke penyedia, dan setelah dilipat dan dibungkus akan kita sterilisasi mengunakan disinfektan," jelas Dwi.

Selain surat suara, KPU juga melakukan pelipatan kotak suara, dan seluruh logistik pilkada ini akan didistribusikan ke masing-masing desa pada H-1 pencoblosan, termasuk Alat Pelindung Diri (APD), berupa masker, face sheild, sarung tangan untuk petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00