Pilkada 2020, Jangan Lakukan Politik Uang

Foto: ist

KBRN, Jakarta: Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI, Abhan Selain meminta, pasangan calon (paslon), partai politik, maupun tim sukses tidak melakukan praktik politik uang. 

Menurutnya, politik uang dapat mematikan kaderisasi politik, kepemimpinan tidak berbasis kualitas, merusak proses demokrasi, dan pembodohan rakyat.

"Politik uang merupakan pelecehan terhadap kecerdasan pemilih merusak tatanan demokrasi serta meruntuhkan harkat dan martabat kemanusiaan," kata Abhan, Kamis (22/10/2020).

Tak hanya itu, dia juga mengungkapkan, jika terjadi politik transaksional antara calon dan cukong agar menalangi biaya politik yang tinggi, maka peluang Korupsi terbuka lebar.

"Korupsi anggaran pembangunan dirampok untuk mengembalikan utang kepada para pemodal dan sebagainya," tukasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00