Tiga Paslon Bupati Nabire Terima Nomor Urut

KBRN, Nabire: Melalui sebuah rapat pleno terbuka yang digelar Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Nabire di Auditorium RRI Nabire, Kamis (24/9/2020), tiga pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati Nabire pada Pilkada 2020 secara resmi telah memperoleh nomor urut.

Pasangan calon atas nama Yufinia Mote dan Muhammad Darwis memperoleh nomor urut satu, pasangan calon atas nama Mesak Magai dan Ismail Djamaludin memperoleh nomor urut dua, serta pasangan calon atas nama Fransiscus Xaverius Mote dan Tabroni Bin M. Cahya memperoleh nomor urut tiga.

Pengundian dan pengumuman nomor urut calon ini disaksikan langsung Komisioner KPU Nabire, Ketua Bawaslu Provinsi Papua atau yang diwakili, serta Ketua dan Anggota Bawaslu Nabire, partai politik pengusung dan tim pemenangan dari ketiga paslon.

“Dengan menyebutkan nama Tuhan Yang Maha Kuasa, pencabutan nomor urut pada rapat pleno calon bupati dan wakil bupati Nabire tahun 2020 saya nyatakan sah,” ungkapnya sembari mengetok Palu siding.

Dalam rapat pleno tersebut dilakukan penandatanganan berita acara dan surat keputusan serta pembacaan dan penandatanganan pakta integritas oleh pasangan calon.

Sementara dalam rapat pleno itu juga, salah satu pasangan calon atas nama Yufinia Mote dan Muhammad Darwis terlambat hadir dari waktu yang telah ditentukan KPU Nabire. Atas peristiwa ini, kemudian Bawaslu Nabire meminta KPU untuk memastikan paslon tersebut sudah mendapatkan undangan mengikuti pleno terbuka pencabutan nomor urut.

“Dalam hal ini apakah sudah alasan tertulis yang diserahkan oleh pasangan calon (Yufinia Mote, red) yang belum hadir sampai saat ini? Dan juga apakah sudah ada surat mandate yang diserahkan?” tanyanya. 

Ketua KPU Nabire Wihelmus Degey kemudian menjawab, “Terima kasih Bawaslu (Nabire), sesuai dengan PKPU Nomor 5 Tahun 2020, KPU telah menyampaikan undangan kepada tiga paslon terkait dengan kegiatan kita pagi hari ini yaitu pencabutan nomor urut. Kemudian yang berikut terkait dnegan apakah yang bersangkutan berhalangan hadir sehingga bisa mewakilkan kepada tim, saya tegaskan sampai detik ini belum ada informasi. Terima kasih,” ucapnya.

Pasangan calon Yufinia Mote dan Muhammad Darwis ketika dikonfirmasi Radio Republik Indonesia mengenai keterlambatan menjelaskan bahwa mereka terlambat karena ada beberapa urusan yang harus diselesaikan. 

Agenda terdekat dari KPU sesuai dengan tahapan, jadwal dan program yaitu akan menggelar kampanye terbuka bagi paslon yaitu tanggal 26 september hingga 5 desember 2020.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00