Masyarakat Terpapar Covid-19, KPU Jangan Cuci Tangan

Foto: ist

KBRN, Jakarta: Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dari daerah pemilihan (dapil) Kalimantan Tengah (Kalteng), Agustin Teras Narang meminta, Komisi Pemilihan Umum (KPU) jangan cuci tangan, bila banyak masyarakat terpapar Covid-19.

Menurutnya, DPD RI tetap pada kesimpulan bahwa menunda pelaksanaan Pilkada 2020, meskipun pemerintah dan DPR tetap melaksanakan pada 9 Desember mendatang.

"KPU jangan cuci tangan. Karena KPU tahu bahwa wilayah yang menyelenggarakan Pilkada ini hampir 70 persen terpapar Covid-19," kata Teras dalam dialog kepada PRO-3 RRI, Selasa (22/9/2020).

Senator yang pernah menduduki posisi ketua Komisi II dan III DPR ini menegaskan penundaan bukanlah peniadaan Pilkada 2020.

Menurutnya, awal Triwulan II-2021 merupakan saat tepat dilaksanakan pilkada serentak, lantaran pemerintah menargetkan sudah mempunyai vaksin Covid-19.

"Jadi ada jeda untuk nafas," ujarnya.

Lebih jauh, Teras mengatakan, imbauan dan penindakan untuk mematuhi protokol kesehatan, tidak akan bermakna dalam pelaksanaan pilkada.

Ia melihat belum masa kampanye saja, sudah banyak yang terpapar. Termasuk Ketua KPU Arief Budiman.

"Masih banyak lagi penyelenggara pilkada yang terpapar Covid-19 di daerah, Bawaslu," tandasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00