Covid-19 Mengkhawatirkan, Muhammadiyah Minta Pertimbangkan Penundaan Pilkada

Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir. Dok. ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah/aa

KBRN, Jakarta: Kasus Covid-19 kian mengkhawatirkan, Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah pun meminta pihak-pihak terkait untuk mempertimbangkan opsi penundaan Pilkada Serentak yang rencananya akan digelar pada 9 Desember nanti.

Untuk itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) harus segera membahas secara khusus dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), DPR, dan instansi terkait.

"KPU hendaknya mempertimbangkan dengan seksama agar Pemilukada 2020 ditunda pelaksanaannya sampai keadaan memungkinkan," ujar Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir melalui keterangan tertulisnya, Senin (21/9/2020).

Dimintanya agar pelaksanaan pesta rakyat lima tahunan itu dapat ditinjau kembali jadwal pelaksanaannya maupun aturan kampanye demi keselamatan bangsa serta menjamin pelaksanaan yang berkualitas, 

"Keselamatan masyarakat jauh lebih utama dibandingkan dengan pelaksanaan Pemilukada yang berpotensi menjadi klaster penularan Covid-19," tukasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00