Golput Hantui Pilkada Tangsel, Corona Biang Kerok

Direktur Eksekutif KPN, Adib Miftahul

KBRN, Tangerang Selatan: Pilkada Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten 2020, diprediksi bakal didominasi golongan putih (golput). Maksudnya, diperkirakan banyak warga yang tidak akan menggunakan hak pilihnya.

Hal itu berdasarkan hasil survei yang dilakukan Lembaga Kajian Politik Nasional (KPN) pada bulan Juli 2020 kemarin.

Direktur Eksekutif KPN, Adib Miftahul mengatakan, hasil survei yang dilakukan apa 1-7-24 Juli,  55 persen dari 440 responden memilih  tidak memberikan hak suaranya atau golput.

"Ini menjadi PR (pekerjaan rumah) besar bagi KPU Tangsel bagaimana bisa menerapkan sistem pemungutan suara yang berbasis protokoler Covid-19, dan meyakinkan para pemilih untuk datang ke TPS," ungkapnya kepada RRI.co.id, Rabu (5/8/2020).

BACA JUGA: Perang Dinasti Pilkada Tangsel, Garuda Banteng Mesra

Dia menegaskan, alasan tertinggi pemilih golput, karena takut terpapar virus Corona sebesar 30.7 persen.

Survei ini untuk tingkat kepercayaan publik sekitar 95%  dan samping error 4.8% itu.

Dengan hasil survei ini, apabila memang terjadi, dikhawatirkan akan berdampak pada raihan suara tiga kandidat.

Diketahui, tiga pasang bakal calon kepala daerah di Tangerang Selatan telah mencuat ke publik.

Mereka adalah Benyamin Davnie-Pilar Saga Ichsan, Muhammad-Rahayu Saraswati, Siti Nur Azizah-Ruhamaben. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00