Pilwali Surabaya, Rekom PKB ke Mantan Kapolda Jatim

KBRN, Surabaya : Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Timur, telah menjatuhkan rekomendasinya pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Surabaya, kepada Irjen Pol. Purn. Machfud Arifin.

Sekretaris Wilayah DPW PKB Jatim, Badrut Tamam mengungkapkan, sosok mantan Kapolda Jatim ini, dinilai telah memenuhi seluruh kriteria penilaian. Salah satunya adalah, 'Arek' Surabaya sendiri, yakni kelahiran Ketintang, Surabaya.

"Orang Surabaya asli, hasil survei-nya bagus, syarat dan rukunnya sudah cukup," ujarnya kepada RRI Surabaya, Senin (27/1/2020).

Selain PKB, sejumlah partai juga memberikan dukungan terhadap mantan Ketua Tim Pemenangan Jokowi - Maruf pada Pilpres 2019 lalu. Yakni Partai Amanat Nasional (PAN), Demokrat, dan PPP.

"Dan Insya Allah sebentar lagi akan ada beberapa partai yang mau bergabung," tambahnya.

Badrut mengatakan, rekomendasi sudah turun, mandat politik juga sudah turun, kini tugas anggota Parpol pendukung, berkonsolidasi membangun kekuatan bagaimana caranya Machfud menang, untuk melanjutkan kepemimpinan Risma.

"Surabaya ini perlu pemimpin yang luar biasa hebat, luar biasa visioner, terus kemudian yang berikutnya mau membawa Surabaya berkomitmen kuat untuk membawa Surabaya menjadi kota yang berskala dunia," tuturnya.

"Tidak tidak hanya bersih, Oke bersih bagus, tamannya bagus, tetapi manajemen pemerintahannya juga harus bagus, pelayanannya juga harus cepat, dan bersaing dengan kota kota besar," lanjutnya.

Sehingga, jata Badrut, pilihan PKB bersama partai lain adalah mendorong Machfud Arifin menjadi calon pemimpin Surabaya, yang lahir dari Surabaya, dan dianggap tahu kehidupan Surabaya.

"Nuansa kebatinannya juga arek Suroboyo, dan dengan begitu saya optimis beliau tidak hanya menang, tetapi bisa membangun Surabaya lebih baik," katanya.

Lalu, siapakah yang akan dicalonkan pada posisi Bakal Calon Wakil Walikota (Bacawali)? Badrut menerangkan, sosok yang dianggap pantas mendampingi Machfud Arifin yang notabene seorang mantan Polisi, adalah seorang santri.

"Ya bisa PKB, yang background-nya santri, yang background-nya pengusaha, yang background-nya birokrasi. Yang kedua ditanya, yang kedua siapa? Ya PKB, yang ketiga siapa? Ya PKB," ucapnya.

Diakuinya, saat ini masih survey untuk menentukan Bacawali pendamping Machfud Atifin. Ada empat nama yang disurvei, baik dari Demokrat, PKB, PAN, dan PPP, bahkan tidak menutup kemungkinan nama diluar partai.

"Spiritnya begini, Wakil itu harus menjadi pasangan yang ideal yang bisa menjadi vote getter, yang bisa mempermudah kinerja pemenangan, tetapi juga bekerja untuk menggeser atau membawa Surabaya semakin hebat semakin mantap berkemajuan berdaya saing dengan kabupaten atau kota kota besar di dunia," terangnya.

Dikabarkan, jika Badrut Tamam juga menjadi salah satu nama yang digadang gadang masuk dalam radar Bacawali mendampingi Machfud Arifin. Badrut yang kini menjadi Bupati Pamekasan ini mengaku siap jika partai menghendaki.

"Saya ini petugas partai, partai saya menghendaki, saya oke, tidak menghendaki saya oke. Karena bagi saya yang penting terus berjuang, terus memberikan pelayanan terbaik, tempat di mana pun boleh," tandasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00