KPU Siap Jalankan PHP Kabupaten Sabu Raijua

KPU (Doc Istimewa) .jpg

KBRN, Jakarta: Komisi Pemilihan Umum (KPU), siap menjalani putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait perkara Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP) Kabupaten Sabu Raijua 2020.

"Dalam amar putusannya untuk perkara yang diterima sebagian yakni menginstruksikan KPU Kabupaten Sabu Raijua untuk melaksanakan Pemungutan Suara Ulang (PSU) dengan tidak menyertakan Pasangan Calon Nomor Urut 2 Orient Patriot Riwu Kore dan Thobias Uly," kata KPU dalam siaran pers yang diterima RRI.co.id, Senin (19/4/2021).

PHP Sabu Raijua, nantinya hanya menyertakan Pasangan Calon Nomor Urut 1 Nikodemus N Rihi Heke dan Yohanis Uly Kale serta Pasangan Calon Nomor Urut 3 Taken Radja Ponodan Herman Hegi Radja Haba pada penyelenggaraan PSU.

Atasa dasar putusan MK, KPU juga telah melakukan rapat bersama KPU Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan KPU Sabu Raijua di Kantor KPU RI pada 15 April 2021, untuk menelaah putusan dimaksud dalam pelaksanaannyasecara teknis.

"Bersama KPU Provinsi NTT mensupervisi KPU Kabupaten Sabu Raijua sebagai penyelenggaraPSU untuk melaksanakan putusan MK tersebut dengan memastikan rancangan tahapan, program, dan jadwal PSU. Kesehatan anggaran, penyediaan logistik pemilihan," sebut KPU.

"Serta memetakan wilayah-wilayah yang terdampak bencana dan khususnya terhadap keberadaan pemilih di wilayah tersebut, yang berakibat TPS tidak dapat dibentuk di tempatsemula dan pemilih pun juga dievakuasi di tempat tertentu yang tidak mungkin lagi akan memberikan suara di TPS semula," lanjutnya.

KPU juga meminta KPU NTT serta Kabupaten Sabu Raijua untuk melaksanakan sosialiasi serta rapat koordinasi (rakor) bersama para pemangku kepentingan (stakeholder)terkait.

Selain itu, KPU Sabu Raijua juga diminta untuk menentukan tanggal Pemungutan Suara Ulang (PSU) dalam batas waktu 60 hari kerja sesuai putusan MK dan kemudian menetapkan tanggal PSU dalam Keputusan KPU Kabupaten Sabu Raijua.

Sebelumnya, Mahkamah Konstitusi (MK) menggelar sidang sengketa Pemilihan Kepala Daerah Sabu Raijua Tahun 2020, Kamis (15/4/2021). Sidang dipimpin oleh Hakim MK Anwar Usman, dengan agenda Putusan MK soal sengketa Pilkada Sabu Raijua 2020

Dalam putusannya, ketua Hakim Konstitusi Anwar Usman menyatakan mendiskualifikasi Orien Riwu Kore dan pasangannya 

"Menyatakan diskualifikasi pasangan calon  nomor urut 2 (Orient Patriot Riwu Kore dan Thabius Uly) dari kepersertaan dalam pemilihan bupati dan wakil bupati Kabupaten Sabu Raijua tahun 2020," kata Anwar Usman dalam Amar Putusan di MK.

Selain itu Majelis Hakim juga membatalkan ketetapan KPUD Kabupaten Sabu Raijua.

"Menyatakan batal keputusan Komisi pemilihan umum  kabupaten sabu raijua Nomor 342/HK.03.1-Kpt/5320/KPU-kab /XII/2020 tentang penetapan rekapitulasi hasil perhitungan suara pemilihan bupati dan wakil bupati sabu raijua tahun 2020, per tanggal 16 desember 2020," jelasnya.

Hakim Konstitusi juga memerintahkan KPUD Kabupaten Sabu Raijua untuk melakukan pemungutan suara ulang

"Memerintahkan KPUD untuk melakukan pemungutan suara ulang (PSU) dalam waktu 60 hari kerja setelah putusan dibacakan," jelasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00