Festival Susur Sungai, Cara Banyuwangi Kampanyekan Konservasi

KBRN, Banyuwangi: Kampanye konservasi dalam menjaga ekosistem terus digalakkan oleh pemerintah Kabupaten Banyuwangi. Dalam beberapa hari terakhir kegiatan susur sungai, yang dikemas dengan berbagai kegiatan positif, seperti membersihkan sampah, hingga lomba fotografi dengan tajuk "Festival Susur Sungai", terus digalakkan di beberapa kecamatan, seperti yang dilakukan di desa Macan Putih Kecamatan Kabat Banyuwangi, Rabu (24/3/2021).

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan, keberadaan sungai di tengah kota sejatinya bisa menambah eksotisme wajah kota.

Sungai yang bersih, sehat dan bebas dari sampah pada akhirnya akan memberikan dampak positif bagi kelestarian lingkungan sekitar dan membawa perbaikan kualitas hidup masyarakat.   

Dalam Festival Susur Sugai semua warga terlibat, anak-anak sekolah hingga dewasa diajak menyusuri sungai sembari membersihkan sampah, ada juga kegiatan penaburan benih ikan serta penanaman pohon di sekitar sungai, selain itu peserta dan masyarakat di sekitar lokasi juga mendapatkan edukasi tentang lingkungan.

Sementara itu, Plt Kepala Perikanan Arief Setyawan, Rabu (24/3/2021) menjelaskan, bahwa susur sungai ini sebagai cara Dinas Perikanan untuk menjaga ekosistem sungai, lewat program Tebar Ikan Terkendali. Tujuannya, warga bisa mendapatkan manfaat ekonomis dari sungai tersebut sehingga akan turut menjaga kebersihan sungai.

“Ribuan benih ikan telah kami tebar di sepanjang sungai, termasuk di kampung-kampung. Program ini berhasil mengubah kawasan di sekitar sungai terlihat lebih bersih. Banyaknya ikan yang beraneka jenis dan manfaat ekonomisnya akhirnya membuat warga segan membuang sampah di sungai,” kata Arief.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00