Alasan Harta Bawah Laut Wajib Dikelola Baik

Ilustrasi Kapal tenggelam (foto:istimewa)

KBRN, Jakarta: Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali mengizinkan perusahaan swasta dalam dan luar negeri untuk melakukan aktivitas pengangkatan harta karun atau Benda Muatan Kapal Tenggelam (BMKT) di bawah laut Indonesia.

Lalu sebenarnya apa yang dimaksud dengan Benda Muatan Kapal Tenggelam (BMKT)?

Melansir dari Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Jumat (5/3/2021) mengatakan BMKT adalah benda berharga yang memiliki nilai sejarah, budaya, ilmu pengetahuan, dan ekonomi yang tenggelam di wilayah perairan Indonesia. 

Hal itu sendiri terlihat dari zona ekonomi eksklusif Indonesia dan landas kontinen Indonesia, dengan waktu paling singkat 50 tahun.

Selain itu, pengelolaan BMKT ini juga termasuk kegiatan survei, pengangkatan, dan pemanfaatan BMKT. Diantaranya:

1. Survei itu sendiri adalah kegiatan dimana mencari dan mengidentifikasi keberadaan dan potensi BMKT.

2. Pengangkatan adalah kegiatan mengangkat dari bawah air, memindahkan, menyimpan, inventarisasi, dan konservasi BMKT dari lokasi asal penemuan ke tempat penyimpanannya. 

3. Pemanfaatan adalah kegiatan yang meliputi penjualan kepada pihak ketiga dan pemanfaatan lain untuk Pemerintah.

Sementara BMKT itu sendiri juga harus dikelola secara baik karena wilayah perairan Indonesia merupakan wilayah strategis bagi pelayaran dunia sejak dahulu, yakni dengan menghubungkan negara-negara di Asia, Eropa, dan Timur Tengah.

Maka dari itu, tidak akan mengejutkan ketika kapal tenggelam dan muatannya (BMKT) banyak ditemukan terdeposit di perairan nusantara.

Berdasarkan estimasi yang dikeluarkan oleh Badan Riset Kelautan dan Perikanan (2000), ada ratusan jumlah kapal tenggelam di perairan Indonesia, tersebar sebagian besar di perairan Kepulauan Riau, Selat Karimata, Perairan Bangka-Belitung, Laut Jawa.

Bahkan sebaran kapal tenggelam tersebut umumnya membawa komoditi dan barang dari Cina, Asia Barat dan Eropa seperti Belanda (VOC), Inggris, Spanyol.

Maka, tak heran jika kekayaan laut termasuk Benda Berharga Asal Muatan Kapal yang Tenggelam merupakan sumber daya sejarah, budaya, ilmu pengetahuan, dan ekonomi yang pemanfaatannya perlu dikelola untuk peningkatan kesejahteraan rakyat dan pembangunan nasional.  (MDS)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00