BMKG Mencatat 43 Kali Gempa Susulan Mamuju

Foto: Gempa Mamuju

KBRN, Jakarta:  Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) masih memonitor aktivitas gempa yang terjadi di wilayah Kota Majene dan Kota Mamuju di Sulawesi Barat. 

Hingga Sabtu kemarin, tercatat total 43 kali gempa, dimana pada pukul 11.00 WITA terjadi 34 kali gempa susulan.

"Hasil analisis peluruhan gempa susulan menunjukkan bahwa diperkirakan gempa susulan akan berakhir sekitar 3-4 minggu pascagempa utama (15/1/2021), dengan intensitas dan frekuensi yang semakin menurun," Deputi Bidang Geofisika BMKG Muhammad Sadly, Minggu (24/1/2021).

Selain itu, kata Sadly, gempa dengan magnitudo 7,0 yang mengguncang Kepulauan Talaud di Sulawesi Utara pada Kamis (21/1/2021) malam lalu termasuk kategori gempa besar.

Sadly mengatakan, penyebab terjadinya gempa Talaud akibat deformasi batuan pada bagian slab lempeng di laut Filipina yang tersubduksi di bawah Kepulauan Talaud dan Miangas.

Lebih lanjut Sadly mengatakan, hingga saat ini telah terjadi gempa susulan sebanyak 18 kali di Talaud sejak gempa pertama. Namun gempa susulan tersebut masuk dalam kategori rendah.

"Hingga saat ini telah terjadi 18 gempa susulan (aftershock). Gempa Talaud memiliki produktivitas gempa susulan yang rendah, hal ini karena karakteristik batuan pada Lempeng Laut Filipina sangat homogen dan elastis (ductile)," tambahnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00