FOKUS: #SRIWIJAYA AIR

Ungkap Kecelakaan, CVR SJ182 Harus Ditemukan

KBRN, Jakarta: Operasi pencarian dan penyelamatan korban pesawat Sriwijaya Air SJ182 telah dihentikan Badan SAR Nasional. Padahal, Cockpit Voice Recorder (CVR) milik pesawat Sriwijaya Air belum ditemukan. 

Belum ditemyukan CVR Sriwijaya Air SJ182 ini disayangkan Direktur Operasi AirNav IndonesiaWisnu Darjono 

"Kalau CVR nggak diketemukan, sangat disayangkan.Ibarat hasil ujian, tanpa CVR hasil investigasi “hanya” dapat nilai 90 sampai 95, tidak bisa mengungkap masalah secara lengkap," kata Wisnu di akun Twitternya @wdtu yang dilihat rri.co.id, Jumat (22/1/2021). 

"Semoga CVR dapat diketemukan," tambahnya.

Ia berharap jika CVR tidak ditemukan hasil investigasi kecelakaan Sriwijaya Air dapat diungkap. 

"Kalau toh nggak ketemu, semoga hasil investigasi 95% mendekati benar," harapnya.

Sedangkan Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi ( KNKT) Soerjanto Tjahjono menegaskan, pihaknya tetap akan melanjutkan pencarian terhadap Cockpit Voice Recorder ( CVR) milik pesawat Sriwijaya Air SJ 182 meski proses pencarian dan penyelamatan korban oleh Basarnas telah berakhir. 

"Memang operasi SAR sesuai tugasnya, telah ditutup. Tapi kami, sebagai tanggung jawab kami melakukan investigasi, akan terus mencari CVR yang sampai hari ini belum ditemukan," kata Soerjanto seperti tertulis dalam rilisnya, Kamis (21/1/2021). 

Sebab, menurutnya penemuan CVR akan memberikan informasi yang signifikan dalam proses investigasi penyebab kecelakaan Sriwijaya SJ 182.

Data CVR akan melengkapi data Flight Data Recorder ( FDR) yang sudah ditemukan, dan datanya berhasil diunduh KNKT. (Foto: lokadata.id)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00