FOKUS: #SRIWIJAYA AIR

Identifikasi Korban SJ182, 714 Sampel DNA Diterima

(kedua kiri) Komandan Tim DVI Polri, Kombes Pol Hery Wijatmoko sat Menggelar Konferensi Pers terkait Update Identifikasi Korban SJ-182 di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur (Dok RRI/Josua Sihombing)

KBRN, Jakarta: Tim Disaster Victim Identification (DVI) Rumah Sakit (RS) Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur menyebut bahwa pihaknya telah menerima penambahan sampel data DNA untuk melakukan pencocokan data identifikasi korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182.

Komandan tim DVI Polri, Kombes Pol Hery Wijatmoko mengatakan penambahan sampel DNA tersebut mencapai lebih dari 50 persen.

"Total sampel DNA yang telah diterima oleh laboratorium DNA sebanyak 714, jadi sudah meningkat hampir 3 kali lipat," kata Kombes Pol Hery saat menggelar konferensi pers update identifikasi korban SJ 182, di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (22/1/2021).

"Mengapa ini bertambah? seperti yang kemaren saya sampaikan bahwa ada beberapa keluarga yang kami mintai untuk DNA sampelnya, karena kita tidak bisa membedakan perempuan/laki-laki yang sama dalam kaka-adik, maka kami memerlukan sampel tambahan," jelasnya lagi.

Lebih lanjut Hery merincikan bahwa penambahan sampel itu terjadi pada data Antemortem dan Postmortem.

"714 sampel yang terdiri atas 174 sampel dari antemortem (kalo kemarin 145, red). Kemudian (penambahan, red) sampel postmortem sebanyak 540," ujar Hery.

Diketahui sebelumnya dalam upaya identifikasi korban SJ-182, tim DVI Polri telah menerima 438 sampel DNA, yang terdiri atas 145 dari sampel antemortem dan 293 sampel postmortem. 

Dari 438 sampel DNA itu, tim DVI Polri telah berhasil mengidentifikasi korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang jatuh pada 9 Januari lalu sebanyak 47 korban dari total penumpang yang terdaftar dalam manifes Sriwijaya Air SJ-182 sebanyak 62 penumpang termasuk kru pesawat.

Ke-47 korban yang telah teridentifikasi itu antaralain,Okky Bisma, Fadly Satrianto, Khasanah, Asy Habul Yamin, Indah Halimah Putri, Agus Minarni, Ricko, Ihsan Adhlan Hakim,  Supianto, Pipit Piyono,  Mia Tresetyani, Yohanes Suherdi, Toni Ismail, Dinda Amelia, Isti Yudha Prastika, Putri Wahyuni, Rahmawati.

Selanjutnya, korban atasnama Rosi Wahyuni, Rizki Wahyudi, Nelly, Beben Sopian,, Makrufatul Yeti Srianingsih,, Arifin Ilyas, Arneta Fauzi, Fao Nuntius Zai (Bayi, usia 11 bulan), Yuni Dwi Saputri, Lu Iskandar, Oke Dhurrotul Jannah, dan Satu jenazah tidak dipublikasikan identitasnya karena permintaan dari keluarga korban. 

Kemudian, atasnama Didik Gunardi, Athar Rizki Riawan, Gita Lestari Dewi, Fathima Ashalina Marhen, Rahamnia Ekananda, Kolisun, Grislend Gloria Natalies, Faisal Rahman, Andi Syifa Kamila, Shinta, Mulyadi, Yulian Andhika, Ratih Windania, dan Teofilus Uradari.

Kemudian yang teranyar dari hasil identifikasi tim DVI RS Polri atasnama Sevia dalu (nama di manifes Sarah Beatrice Alomau), Angga Fernanda Afrion, Rion Yogatama, serta Rusni.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00