FOKUS: #SRIWIJAYA AIR

Eks PB HMI Mulyadi Berhasil Teridentifikasi

(kedua kiri) Karopenmas Polri, Brigjen Pol Rusdi Hartono, (paling kanan) Kepala Laboratorium DNA Pusdokkes Polri, Kombes Pol dr Ratna (Dok RRI/Josua Sihombing)

KBRN, Jakarta: Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri kembali berhasil mengidentifikasi korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182. Dari hasil identifikasi yang dilakukan hari ini, Selasa (19/1) setidaknya terdapat enam korban yang teridentifikasi.

"Korban yang berhasil teridentifikasi bertambah enam," kata Karopenmas Polri, Brigjen Pol Rusdi Hartono dalam konferensi pers di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (19/1/2021).

Dari ke-enam korban itu disebutkan Rusdi, terdapat mantan Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) periode 2016-2019, Mulyadi.

"Yang berhasil teridentifikasi pertama atas nama Kolisun (37), kedua atas nama Grislend Gloria Natali (28), ketiga atas nama Faisal Rahman (30), keempat atas nama Andi Syifa Kamila (26), kelima atas nama Sinta (23), keenam atas nama Mulyadi (39)," ujar Rusdi.

Diketahui, dari daftar manifes maskapai Sriwijaya Air SJ-182 yang jatuh pada 9 Januari lalu, nama mantan Ketum PB HMI tercatat didalam daftar manifes dengan nomor 27.

Dengan nama lengkap Mulyadi P Tamsir, yang juga sebagai Wakil Ketua Umum DPP KNPI itu diketahui menjadi penumpang SJ-182 tak seorang diri. Ia turut menjadi korban atas insiden jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 bersama dengan istri, mertua, dan satu anaknya ketika akan pulang ke kampung halamannya di Sintang, Kalimantan Barat.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Laboratorium DNA Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pussdokes) Polri Kombes dr Ratna menjelaskan bahwa identifikasi korban atasnama Mulyadi berhasil diidentifikasi dari pembanding sampel DNA dengan ayah kandungnya.

Sementara untuk keluarga mantan Ketum PB HMI atasnama Andi Syifa Kamila, yang juga teridentifikasi hari ini (Selasa,19/1). Andi Syifa dengan nomor manifes 29 itu teridentifikasi dari data pembanding dengan ibu kandungnya.

"Andi Syifa, teridentifikasi data pembanding dari ibu kandung," ujar dr Ratna.

Selain Andi Syifa, sebelumnya anggota keluarga Mulyadi P Tamsir yang juga menjadi korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 tak lain ialah istri Mulyadi yang bernama Makrufatul Yeti Srianingsih dan mertuanya atasnama Khasanah. istri Mulyadi dan Khasanah adalah mertuanya.

DVI berhasil mengidentifikasi Khasanah teridentifikasi pada Selasa (12/1). Makrufatul Yeti Srianingsih dikenali pada Sabtu (16/1).

Dengan telah teridentifikasinya Mulyadi dan Andi Syifa, lebih lanjut Kepala Laboratorium DNA Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pussdokes) Polri Kombes dr Ratna menuturkan bahwa seluruh anggota keluarga mantan Ketum PB HMI, Mulyadi yang menjadi korban dalm insiden jatuhnya Sriwijaya Air Sj-182 seluruhnya telah teridentifikasi.

"Untuk saudara keluarga Pak Mulyadi ini, alhamdulillah, dari ibu, anak, dan menantu sudah teridentifikasi semua. Jadi ada yang pakai sidik jari, ada yang pakai DNA," pungkas dr Ratna.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00