FOKUS: #VAKSIN COVID-19

Indonesia Waspada, Wilayah Zona Merah Naik Tajam

Ilustrasi Kota Madiun saat menjadi zona merah COVID-19 / Pengendara melintas di dekat videotron yang menampilkan sosialisasi pencegahan penularan COVID-19 di kawasan alun-alun Kota Madiun, Jawa Timur, Selasa (29/12/2020). Kota Madiun yang saat ini memiliki 393 kasus positif COVID-19 dinyatakan dalam status zona merah COVID-19 setelah selama sekitar dua minggu kasus posifit COVID-19 di daerah tersebut terus bertambah secara signifikan. ANTARA FOTO (Siswowidodo)

KBRN, Jakarta: Satgas Penanganan COVID-19 memperingatkan bahwa penularan virus Corona tidak main-main.

Hal itu ditandai dengan peningkatan zona merah, yang kembali naik di atas 100 kabupaten/kota.

Hal ini disampaikan Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19, prof Wiku Adisasmito dalam keterangan pers kepada wartawan di Jakarta, Selasa (19/01/2021). 

Prof Wiku Adisasmito (BiroPersSetpres)

"Untuk pertama kalinya, daerah berzona merah mencapai jumlah yang sama dengan awal perhitungan zonasi risiko dilakukan pada 31 Mei 2020 lalu. Jumlah zona merah mencapai lebih dari 100, yaitu 108 kabupaten/kota," ujar Wiku. 

BACA JUGA: Petugas Kebencanaan Diminta Patuhi Protokol Kesehatan

Perhitungan zonasi dilakukan pada rentang waktu 10 hingga 17 Januari 2021. 

"Tampak jelas di layar, hampir tidak ada warna hijau. Artinya, hampir seluruh daerah di Indonesia memiliki risiko penularan COVID-19 yang sangat tinggi," tutur Wiku. 

Apabila dibandingkan dengan zonasi pada minggu lalu, zona merah masih berjumlah 70 kabupaten/kota, sedangkan jumlah zona orange menurun dari minggu sebelumnya, yaitu 437 kabupaten/kota.

BACA JUGA: Satgas COVID-19: Jangan Ada Lagi Data Terlambat

Hal yang sama juga terjadi pada zona kuning, yang menjadi 45 kabupaten/kota. 

Penurunan zona orange-kuning menurut Wiku tidak sebanding dengan peningkatan pada zona merah yang sangat signifikan. 

"Hal ini berarti perkembangan COVID-19 terus mengalami perkembangan ke arah yang tidak diharapkan. Bahkan ada 15 kabupaten/kota yang sebelumnya tidak pernah masuk zona merah, yang kini berpindah ke zona merah," papar Wiku. 

BACA JUGA: ​​​​​​​Covid-19 Naik, Epidemiolog Ini Sarankan Indonesia Lockdown

Berdasarkan data Satgas, Provinsi Jawa Tengah menjadi kontributor terbanyak pada perpindahan zonasi dari zona orange menjadi zona merah.

Sebanyak 15 kabupaten/kota di Jawa Tengah pada 10-17 Januari 2021 yang berpindah ke zona merah adalah Banyumas, Purbalingga, Kebumen, Wonosobo, Magelang, karanganyar, Sragen Grobogan, Pati, Jepara, Semarang, Batang, Pemalang, Kota Magelang, dan Kota Semarang. 

Untuk diketahui, per Selasa 19 januari 2021, kasus harian COVID-19 di Indonesia bertambah 10.365 orang, sehingga kasus secara keseluruhan menjadi 927.380 orang.

Pasien yang sembuh bertambah 8.013 orang menjadi 753.948, dan pasien meninggal dunia bertambah 308 orang, hingga secara keseluruhan menembus angka 26.590 kematian. (PR)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00