Longsor Manado, Anggota Polisi Meninggal Dunia

KBRN, Manado: Bencana Alam banjir dan tanah longsor kembali menimpa Provinsi Sulawesi Utara di awal tahun 2021.

Curah hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang sejak kemarin hingga sore hari ini di hampir seluruh wilayah Provinsi Sulawesi Utara menyebakan terjadinya banjir dan tanah longsor serta pohon tumbang.

Kondisi cuaca yang ekstrim ini menyebabkan jatuhnya korban jiwa di Kota Manado.

Adapun korban yang meninggal dunia disebabkan tertimpa bencana tanah longsor yang terjadi hari ini di Kelurahan Perkamil Kota Manado (Sabtu,16/01/2021) berjumlah 4 orang.

Berdasarkan data yang RRI dapatkan dari Kepala Lingkungan V Kelurahan Perkamil Grace Tabaluyan ketiga korban adalah Fanny Poluan (50 thn) pekerjaan Guru, Ani Laurenst pekerjaan Ibu rumah tangga dan seorang anak bernama Chealse (8 tahun).

Menurut Tabaluyan, musibah yang merenggut 3 korban jiwa ini, terjadi sekitar pukul 14.30 wita hari ini.

Sementara 1 korban lainnya adalah seorang anggota kepolisian bernama Aiptu Kifny Kawulur warga Aspol Perkamil.

Foto Alm. Aiptu Kifny Kawulur

Diberitakan sebelumnya, cuaca ekstrem melanda wilayah Sulawesi Utara dalam dua hari terakhir. Hingga sore ini, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih mengguyur Kota Manado. 

Koordinator Operasional Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado Ben Arther Molle menjelaskan, ada beberapa penyebab cuaca ekstrem di Sulut. 

Sesuai pantauan BMKG, selain La Nina, ada beberapa fenomena cuaca yang memberikan dampak yang cukup signifikan di wilayah Sulut. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00