Data Korban SJ-182 Diberikan, Pengurusan Dipermudah

(kiri berbaju batik) Dirjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri, Zudan Arif Fakrulloh (Dok RRI/Josua Sihombing)

KBRN, Jakarta: Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Dirjen Dukcapil), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Zudan Arif Fakrulloh mengatakan bahwa pihaknya telah menerbitkan dan memberikan pembaruan data kependudukan terhadap korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 atas nama Okky Bisma.

"Tentang dokumen kependudukan Almarhum Okky Bisma, sudah kita serahkan ke keluarga Okky. Berisi akta kematian, KK dan e-KTP untuk istrinya," kata Zudan dalam konferensi pers di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (13/1/2021).

Bahkan dalam kepengurusan data kematian korban SJ-182 itu, pihaknya ungkap Zudan memberikan kemudahan pengurusan data kependudukan bagi keluarga korban.

"Persyaratannya cukup surat keterangan kematian ataupun data kematian dari Karumkit (RS Polri), jadi sangat mudah," ungkapnya.

Lebih lanjut Dirjen Dukcapil Kemendagri itu memastikan bahwa dalam mengidentifikasi korban yang hingga kini belum terungkap, pihaknya akan membukan akses data kependudukan dan catatan sipil seluas-luasnya.

Ia membeberkan pembukaan akses data tersebut untuk mencocokan data korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air dengan kode penerbangan SJ-182 PK-CL dengan hasil temuan body part tim evakuasi gabungan SAR Nasional.

"Dukcapil membackup penuh proses ini (identifikasi), data kita buka seluas-luasnya, jaringan kita buka seluas-luasnya. Artinya didalam data center Dukcapil Kemendagri, tersimpan 10 sidik jari. Jadi bisa ketemu dari jempol kiri-kanan, telunjuk kiri-kanan dan seterusnya. Kami terus mendukung proses ini sampai selesai," pungkas Zudan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00