Tuan Hashim Terhormat, Mohon Info Nelayan Ditangkap?

Foto: (Dok. Ist)

KBRN, Jakarta: Kasus ekspor benur menyeret eks Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo makin ramai.

Terbaru, adanya pernyataan adik Prabowo Subianto Hashim Djojohadikusmo, terkait kebijakan pelarangan budidaya lobster dan ekspor benih lobster justru banyak merugikan nelayan, sontak direspon Susi Pudjiastuti, Menteri KKP sebelumya.

"Tuan Hasyim yth, Mohon info nama, alamat nelayan yg ditangkap oleh susi ?????" demikian cuitan Susi, melalui akut Twitternya, dikutip RRI.co.id, Sabtu (5/12/2020).

Sebelumnya dalam jumpa pers, Hashim mengatakan, kebijakan pelarangan budidaya lobster dan ekspor benih lobster justru banyak merugikan nelayan. Dia menyebut pelarangan tersebut membuat banyak nelayan ditangkap dan usaha budidaya nelayan miskin pun ditutup.

"Banyak nelayan ditangkap, usaha budidaya nelayan miskin itu ditutup. Di Jawa Barat, Jawa Timur, NTT, NTB. Jadi itu keliru. Dengan demikian Saya setuju ekspor lobster, dan juga teripang itu keunggulan Indonesia," tutur Hashim dalam konferensi pers, Jumat (4/12/2020). 

Diketahui sebelumnya, mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo terjaring operasi tangkap tangan KPK diduga terkait perkara ekspor benih lobster.

Edhy diduga sebagai penerima suap disangkakan melanggar Pasal 12 ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 11 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00