Bukti Baru Kasus Edhy, Hingga Dipungut Selokan

Foto: (Dok. Ist)

KBRN, Jakarta: Pasca-terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KOK), mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo, pada Rabu (26/11/2020) lalu hingga Jum'at (4/12/2020) kemarin menghadirkan informasi terbaru.

Mulai dari adanya tambahan barang bukti baru yang dikumpulkan penyidik KPK hingga pernyataan kekecewaan dan kemarahan Prabowo Subianto yang disampaikan oleh adik kandungnya, Hashim Djojohadikusmo.

"Dia (Prabowo, red) bilang, i take him up from the gutter, and this is what he does to me. Saya ambil dia dari selokan dan inilah yang dia perbuat pada saya. Itu yang dikatakan Pak Prabowo," ujar Hashim kepada wartawan, Jumat (4/12/2020).

Menurut Hashim, Prabowo sangat kecewa, sebab merasa dikhianati. Sebab, Edhy sejak muda telah menjadi orang kepercayaan Prabowo.

"Ya Pak Prabowo sangat marah, sangat kecewa, merasa dikhianati dan terus terang saja dia bilang ke saya secara bahasa Inggris. Saya sama kakak saya selama enam puluhan tahunan lebih pakai bahasa Inggris. Dia (Prabowo) sangat kecewa dengan anak yang ia angkat dari selokan 25 tahun yang lalu," kata Hashim.

Informasi menarik lainnya terjadi Jum'at kemarin adalah Penyidik KPK mengamankan sejumlah barang bukti baru terkait kasus dugaan suap izin ekspor benih lobster yang menjerat Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo.

Barang bukti ini, didapat KPK setelah melakukan pengeledahan di Kompleks Rumah Dinas DPR di Kalibata Jakarta Selatan. Diduga rumah dinas istri Edhy Prabowo. 

"Penggeledahan dilakukan sampai dengan pukul 24.00 WIB," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan, Jumat (4/12/2020).

Ali menuturkan, penyidik menemukan sejumlah dokumen dan barang elektronik.

"Dalam penggeledahan tersebut telah ditemukan dan diamankan sejumlah dokumen dan barang elektronik yang terkait dengan perkara ini," ujar Ali. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00