Kasus Lobster, Effendi Bongkar Keterlibatan Fahri Hamzah

KBRN, Jakarta: Kasus dugaan korupsi benih lobster telah melibatkan para politisi, karena beberapa perusahaannya mendapat izin ekspor benih tersebut. 

Salah satunya yakni Fahri Hamzah, bekas politikus PKS yang membandari modal PT Nusa Tenggara Budidaya yang bermarkas di Gedung Cyber, Kuningan, Jakarta Selatan. 

Terkait hal itu, Ketua Komisi Pemangku-Kepentingan dan Konsultasi Publik Kementerian Kelautan dan Perikanan (KP2-KKP) Effendi Gazali mengungkap keterlibatan Fahri Hamzah.

Dimana, kata Effendi, Fahri masuk dalam kelompok keempat, yakni pemain lama dan pemain baru yang bingung melihat keadaan dan menunggu.

"Jadi walaupun sudah punya izin usaha, mereka masih menunggu dan belum melakukan ekspor, dan yang ngotot melakukan ekspor, jadi rugi, nah itulah Fahri Hamzah," kata Effendi dalam diskusi ILC, Kamis (3/12/2020).

Sebelumnya, Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komaruddin mendorong, KPK memeriksa Fahri Hamzah dibalik 25 perusahaan izin ekspor benih lobster.

"Jika terkait dan diduga ada permianan yang mesti ditelusuri dak diperiksa," kata Ujang kepada RRI.co.id, Kamis (26/11/2020).

 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00