Akibat Dasco, Permintaan Maaf Gerindra Berujung Kritikan

Foto: ist

KBRN, Jakarta: Sejumlah komika sekaligus aktor seperti @ernestprakasa dan @Arie_Kriting mengkritik cuitan Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad di akun pribadinya, yang berisi permohonan maaf atas kasus dugaan korupsi ekspor bibit lobster (benur) yang menimpa mantan Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Gerindra, Edhy Prabowo.

Atas kejadian itu, Dasco pun melakukan cuitan dengan meminta maaf kembali atas kekhilafan yang dilakukan oleh Edhy Prabowo tersebut.

"Kejadian yang menimpa Edhy adalah musibah bagi yang bersangkutan karena kekhilafannya. Apa yang salah dari ungkapan permohonan maaf saya? Jika ini masih dianggap salah juga, saya minta maaf lagi," kata Dasco saat dikonfirmasi, Minggu (29/11/2020).

Diketahui, mulanya Dasco mencuit permintaan maafnya lewat Twitter @Don_dasco karena persoalan hukum yang menimpa Edhy. Ia menyebut kasus tersebut menjadi introspeksi di internal Gerindra.

"Kami mohon maaf kepada semuanya atas musibah yang menimpa kader kami Edhy Prabowo, kekhilapan dan peristiwa ini untuk menjadi introspeksi internal partai kami Gerindra," cuit Dasco, Kamis (26/11/2020) kemarin.

Menanggapi cuitan Dasco, Arie Kriting menyebutkan yang tertimpa musibah bukan Edhy, tapi justru rakyat Indonesia. Ia meminta agar cara berpikirnya sebaiknya diperbaiki.

"Mohon maaf mohon diluruskan sedikit Pak. Yang tertimpa musibah bukan beliau, tapi yang tertimpa musibah saat ini adalah rakyat dan alam Indonesia. Ketika ada pejabat korupsi, yang mendapat musibah itu rakyat! Tolong diperbaiki cara berpikirnya," cuit @Arie_Kriting.

Komika sekaligus aktor Ernest Prakasa juga berkomentar soal penggunaan kata musibah. "DIPERKOSA dibilang digagahi. KORUPSI disebut musibah. Memuakkan sekali saat kata-kata dipelintir untuk memperhalus kejahatan," cuit @ernestprakasa.

Anggota Dewan Pakar PKPI @TeddyGusnadi memberikan pembelaan terkait cuitan Dasco itu. "Emang banyak yang tidak tahu, bahwa akibat dari kesalahan yang kita perbuat dengan sengaja/tidak di dalam Islam itu dinamakan musibah. Saya pikir ini bagus sebagai pembelajaran kita semua sih. @ernestprakasa dan @Arie_Kriting juga tidak salah, karena mereka tidak tahu @Don_dasco," tulis Teddy.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00