Pembelajaran Tatap Muka Harus Dipersiapkan dengan Matang

Foto: ist

KBRN, Jakarta: Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian mengingatkan jajaran Pemerintah Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat, untuk mempersiapkan secara matang rencana Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) Tatap Muka dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Mengingat, situasi masih dalam kondisi pandemi Covid-19.

"Komisi X menegaskan keputusan untuk mengembalikan KBM Tatap Muka ada di tangan Pemda. Maka, Pemda perlu merencanakan secara matang kesiapan tiap sekolah untuk melaksanakan protokol kesehatan," kata Hetifah, Senin (30/11/2020).

"Terlebih di Garut, pernah terjadi klaster di beberapa tempat pendidikan. Nah, itu harus jadi pelajaran karena kunci utama yang harus lindungi adalah kesehatan dan keselamatan anak-anak kita," tambahnya.

Di sisi lain, terang Politisi Golkar ini, berkaitan dengan kegiatan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), Hetifah mengemukakan bahwa di tahun 2021 berdasarkan data Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) akan memiliki satu program yang sifatnya masif untuk memastikan setiap daerah mendapatkan akses fasilitas internet yang memadai. 

"Jadi, mudahan-mudahan persoalan yang terkait dengan sarana dan prasarana (sarpras) infrastruktur internet dan juga mudah-mudahan kesulitan untuk para siswa-siswi di Indonesia khususnya di Kabupaten Garut yang tidak bisa memiliki gawai bisa segera diatasi," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00