KPK Berubah, Alasan Pegawai Mundur Berjamaah

Kepala Biro Hubungan Masyarakat Febri Diansyah mengangkat kartu identitas pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) usai menyampaikan pengunduran dirinya sebagai pegawai dari lembaga anti korupsi tersebut di gedung KPK, Kamis (24/9/2020). (Antara Foto/Muhammad Adimaja/aww)

KBRN, Jakarta: Banyaknya pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengundurkan diri dinilai akibat kondisi KPK yang sudah berubah. 

"Kondisi KPK tidak seperti sedianya," kata peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Kurnia Ramadhana, dalam keterangannya, (26/9/2020).

Kurnia mengungkapkan, berubahnya kondisi KPK dapat dilihat dari banyaknya prestasi KPK yang berubah menjadi kontroversi. Revisi UU KPK juga telah menghancurkan kewenangan lembaga antirasuah tersebut. 

"Jika saja orang yang terbukti melanggar kode etik tidak terpilih menjadi pimpinan dan UU KPK lama masih berlaku, sudah pasti tidak akan ada pegawai KPK yang mengundurkan diri," ujar Kurnia.

Sebelumnya, terhitung sejak Januari hingga September 2020, dikabarkan sebanyak 37 pegawai KPK telah mengundurkan diri.

Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango mengatakan, mereka mengundurkan diri dengan berbagai alasan, beberapa di antaranya karena keluarga atau ingin mencari tantangan di tempat lain.

Salah satu pegawai yang mengundurkan diri adalah mantan Juru Bicara KPK Febri Diansyah. Febri berniat keluar dari KPK karena menilai kondisi politik dan hukum di KPK sudah berubah.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00