Luhut: Saya Sudah Marahi Orang Menkes

Foto: Luhut Binsar Panjaitan (Istimewa)

KBRN, Jakarta: Menko Maritim dan Investasi Luhut B Pandjaitan mengaku telah memarahi jajaran pejabat di bawah Menkes Terawan Agus Putranto terkait penanganan COVID-19 di rumah sakit.

Luhut mengatakan hal itu saat rapat Sosialisasi dan Implementasi Tata Laksana Klinis Pasien Covid-19 dan Pengadaan Farmalkes untuk pasien. Rapat itu digelar secara virtual, Kamis (24/9) kemarin.

Pernyataan Luhut tersebut dilontarkan saat menjawab masukan dari jubir RSUP Persahabatan, dr. Erlina Burhan. Kepada Luhut, Erlina awalnya mengatakan penanganan corona di rumah sakit sudah menunjukkan perbaikan. 

"Angka kesembuhan juga meningkat dan tambahan angka kematian setiap harinya berkurang sebetulnya. Sesungguhnya pelayanan di rumah sakit, dokter, dan tim sudah menunjukkan suatu perbaikan dengan banyak angka kesembuhan dan pertambahan angka kematian dari hari ke hari menurun," kata Erlina.

Namun, Erlina menyoroti masalah yang terjadi sekarang adalah kasus corona tiap hari memang mengalami kenaikan. Ia pun bercerita soal banyaknya dokter yang mengeluhkan tidak tersedianya obat-obat COVID-19 di rumah sakit di daerah.

"Yang jadi masalah jumlah kasus tiap hari terus naik, ada teman-teman kita dari daerah menangis mengatakan lihat pasien tapi cuma bisa kasih vitamin karena obat sering tak tersedia," lanjut dia.

Pada momen inilah Luhut mengatakan sudah memarahi pejabat di bawah Menkes Terawan. Luhut menerangkan obat adalah kunci kesembuhan pasien.

"Bu, kalau ini sudah saya. Bu Erlina thank you very much Anda punya penjelasan. Saya jangan dibuat terharu, jadi saya sedih. Karena kemarin saya sudah marahi ini semua orang Menteri Kesehatan. Bahwa obat itu kunci, Bu, jadi makanya obat, alat, training, ini jadi kunci, makanya saya bilang pokoknya beliin aja itu alat sehingga kita bisa menyelamatkan nyawa orang di ICU," ujar Luhut.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00