Jokowi Diminta Copot Menteri Kinerja Buruk

Foto: ist

KBRN, Jakarta: Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia minus 5,32 persen secara year on year (yoy) pada kuartal II/2020 dan jika dibandingkan dengan kuartal I/2020, pertumbuhan ekonomi minus 4,19 persen.

Anggota Komisi II DPR RI Mardani Ali Sera menilai, hal tersebut terjadi karena kinerja para pembantu presiden mulai dari menteri hingga ketua lembaga kinerjanya lebih buruk dari periode sebelumnya.

"Segera lakukan reshuffel kabinet. Tiap hari dalam keraguan harus dibayar oleh nyawa dan kerugian ekonomi masyarakat kecil," kata Mardani di Jakarta, Sabtu (15/8/2020).

Politisi PKS ini menegaskan, masa pandemi Covid-19 merupakan tantangan besar pemerintah untuk menahan laju terjadinya resesi.

Karenanya, lanjut Mardani, Jokowi harus mempunyai formula yang tepat, agar bisa melompat dari jurang krisis yang telah menimpa banyak negara.

"Istilahnya, merubah krisis menjadi keberkahan dan kebaikan buat bangsa Indonesia. Namun, semua itu bisa berbalik apabila tanpa aksi nyata," ujarnya.

"Maka ayo Presiden segera ambil momentum ini untuk melompat lebih jauh menjadi Indonesia yang maju dan berkah," tandasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00