Krisis Pandemi, Puan: Negara Harus Selamatkan Rakyat

Ketua DPR RI, Puan Maharani saat Penyampaian Sambutan Sidang Tahunan MPR RI Tahun 2020 Bersama DPR dan DPD RI (Dok Tangkap Layar RRI Net)

KBRN, Jakarta: Ketua DPR RI, Puan Maharani menyebut adanya pandemi Covid-19 yang hingga kini masih mewabah di Indonesia, memberikan dampak dalam berbagai sektor.

Politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-Perjuangan) itu mengatakan, bahwa selain mengakibatkan meningkatnya angka kemiskinan, namun juga dampak krisis akibat pandemi itu memberikan dampak pada turunnya angka kesejahteraan masyarakat.

"Pandemi Covid-19 telah memberikan ancaman yang sangat serius terhadap keselamatan rakyat, perekonomian negara dan rumah tangga, serta kesejahteraan rakyat. mengakibatkan berkurangnya pendapatan, meningkatnya pengangguran, meningkatnya angka kemiskinan dan menurunnya derajat kesejahteraan rakyat secara luas,” kata Puan Maharani dalam penyampaian pidato Sidang Tahunan MPR RI Tahun 2020, di kompleks Parlemen Senayan, Jakarta (14/8/2020).

Untuk itu, Ia mengatakan bahwa pemerintah harus dapat dengan sesegera mungkin menyelesaikan dampak krisis akibat pandemi Covid-19.

"Diperlukan kehadiran negara untuk menyelamatkan rakyat dari ancaman krisis kesehatan, ancaman krisis ekonomi, dan ancaman krisis kesejahteraan dengan melakukan upaya-upaya luar biasa,” tambahnya lagi.

Krisis yang mengancaman secra serius itu dijelaskan Puan, yakni salah satunya terlihat dari tingginya jumlah masyarakat Indonesia yang terinfeksi virus Corona. Hingga 13 Agustus 2020, terdapat 127.083 kasus Covid-19 di 34 provinsi dan 480 Kabupaten/Kota di seluruh penjuru Tanah Air. 

Dari jumlah kasus tersebut, sebanyak 82.236 orang  berhasil disembuhkan, sementara 5.765 orang lainnya meninggal dunia.

Pandemi Covid-19 pun telah mengakibatkan pertumbuhan ekonomi nasional mengalami kontraksi. Pada kwarta kedua tahun ini, pertumbuhan ekonomi berkontraksi hingga minus 5,32 persen (year on year).

Karenanya, menurut Puan, upaya luar biasa yang dilakukan pemerintah harus dalam kebijakan dan program untuk meningkatkan kapabilitas di bidang kesehatan, memperluas perlindungan sosial, melaksanakan pembatasan sosial berskala besar, serta mempercepat pemulihan ekonomi.

Selain itu, Puan juga mengungkapkan bahwa seharusnya pemerintah dapat lebih sigap, melakukan upaya terpadu dan terintegrasi untuk penanganan Covid-19, pasca DPR mengesahkan UU No 2 Tahun 2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan untuk Penanganan Pandemi Covid-19 dan/atau Dalam Rangka Menghadapi Ancaman yang Membahayakan Perekonomian Nasional dan/atau Stabilitas Sistem Keuangan. 

"Pemerintah telah diberikan ruang kewenangan yang memadai dalam menjalankan kebijakan fiskal, kebijakan keuangan negara, dan kebijakan stabilitas keuangan untuk mengatasi pandemi Covid-19 serta dampaknya,” tutup Puan Maharani.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00