Mahfud: Pemberian Bintang Mahaputera Fadli-Fahri Sesuai Peraturan

Fadli Zon dan Fahri Hamzah (Doc Istimewa) .jpg

KBRN, Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD mengungkapkan, bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan memberikan bintang jasa Bintang Mahaputera Nararya kepada dua politikus Fadli Zon dan Fahri Hamzah pada peringatan HUT ke-75 RI.

Selain kepada Fahri dan Fadli, Mahfud menyebut, Jokowi juga akan memberikan penghargaan tersebut kepada tenaga medis yang gugur saat menangani virus corona (COVID-19).

"Ada juga bintang jasa kepada 22 tenaga medis yang gugur karena menangani COVID-19," ucap Mahfud dikutip dari Twitternya, Selasa (11/8). 

Mahfud juga menambahkan, terdapat beberapa tokoh lainnya yang juga akan menerima penghargaan ini, yaitu Hatta Ali (MA), Farouk Mohammad (DPD), Suhardi Alius (BNPT), dan lain-lain.

Menanggapi pro kontra terkait pemberian penghargaan kepada Fadli Zon dan Fahri Hamzah, Mahfud menjelaskan, jika pemberian bintang Mahaputera ini sesuai dengan peraturan yang berlaku. 

Bagi mantan ketua/wakil ketua lembaga negara, mantan menteri dan yang setingkat, akan mendapat bintang jasa Mahaputera jika menyelesaikan  tugas dalam satu periode jabatan.

"Bahkan sebelum ada masalah hukum, mantan pejabat seperti Irman Gusman (DPD), Surya Darma Ali (eks Menag), Jero Wacik (eks Menteri ESDM), dan lain-lain sudah dianugerahi bintang tersebut. Pemerintah tidak boleh tidak memberikan tanpa alasan hukum," bebernya. 

"Jika bintang jasa tidak diberikan terhadap orang kritis, berarti pemerintah mempolitisasi hak orang secara unfair." tambahnya.

Bintang Mahaputera adalah bintang penghargaan sipil tertinggi. Penghargaan ini setingkat di bawah Bintang Republik Indonesia.

Sementara Bintang Mahaputera Nararya adalah bintang mahaputera kelima setelah Bintang Mahaputera Adipurna, Bintang Mahaputera Adipradana, Bintang Mahaputera Utama, Bintang Mahaputera Pratama

Bintang ini diberikan negara melalui presiden kepada warga sipil yang dianggap telah berjasa secara luar biasa.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00