Anggaran Jumbo, Bansos Tunai dan Beras Terakomodir

Juliari P Batubara saksikan penyaluran bansos di kantor pos lokasi penerima manfaat

KBRN, Jakarta: Memasuki Kwartal III tahun 2020, Pemerintah melanjutkan upaya-upaya mengurangi beban masyarakat terdampak pandemi Covid-19.

Yang terbaru, Pemerintah menyiapkan Bantuan Sosial Beras dan Bantuan Sosial Uang Tunai.

Menyambut harapan Presiden Joko Widodo, Menteri Sosial Juliari P. Batubara menyatakan, Bantuan Sosial Beras diharapkan memenuhi sebagian kebutuhan pokok masyarakat.

Dan Bantuan Sosial Uang Tunai diharapkan meningkatkan daya beli dan menjadi daya ungkit efektif terhadap roda perekonomian, khususnya pada kwartal ketiga tahun 2020.

“Seperti arahan Presiden, agar kementerian mendorong program yang memiliki daya ungkit perekonomian. Untuk Bansos Beras bisa membantu mengurangi sebagian beban ekonomi masyarakat. Dan Bansos Uang Tunai diharapkan mendorong belanja masyarakat, yang berarti ikut menggerakkan perekonomian,” kata Mensos Juliari di Jakarta, Senin (10/08/2020).

Mensos Juliari Batubara saksikan langsung penyerahan bansos uang tunai kepada penerima manfaat (Dok. Istimewa/Kemensos RI)

Mensos menyatakan, Bansos Beras akan disalurkan untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) peserta Program Keluarga Harapan (PKH). Total sasaran dalam program ini sebanyak 10 juta KPM.

Sementara Bansos Uang Tunai disalurkan untuk sebanyak 9 juta peserta Program Sembako (BPNT) yang tidak menerima PKH, dengan uang tunai senilai Rp500 ribu/KPM dalam sekali salur.  

“Untuk Bansos Beras didistribusikan seberat 15 kg beras/bulan/KPM selama tiga bulan. Kemudian untuk Bansos Uang Tunai sekali salur senilai Rp500 ribu/KPM,” katanya.

Nantinya, Bansos Uang Tunai akan disalurkan melalui Himbara, khususnya bagi KPM yang sudah memiliki Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).

Penyaluran juga dilakukan melalui Kantor Pos selain juga salur langsung. Sementara untuk penyaluran Bansos Beras rencananya akan dilakukan oleh Perum Bulog. 

“Anggaran yang disiapkan untuk Bansos Beras kepada 10 juta KPM sebesar Rp5,41 triliun. Sementara anggaran untuk 9 juta penerima Bansos Uang Tunai adalah sebesar Rp4,5 triliun,” jelas Mensos menambahkan.

 

Selanjutnya : Anggaran Jumbo

Halaman 1 dari 2

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00