Pemegang BPJS, Tak Dapat Obati Kanker Payudara

Kondisi Yanaati Giawa Sangat Memprihatinkan
Anak Keluarga Sedang Merawat Ibunya

KBRN, Gunungsitoli: Seorang ibu dari empat orang anak, sudah 6 (enam) bulan terbaring lemah di sebuah rumah sederhana di Kota Gunungsitoli karena menderita kanker payudara stadium empat.

Pantauan RRI, di dalam sebuah kamar berukuran kecil, dengan balutan kain, Yanaati Giawa (36), terus menahan sakit.

Dia tidak dapat berobat karena tak punya biaya. Yanaati tidak punya uang untuk memeriksakan keadaannya ke rumah sakit.

Padahal, akibat lama tidak diobati, kanker payudara yang telah menggerogoti sebagian besar bagian tubuhnya tersebut sudah mengeluarkan aroma kurang sedap dan mulai membusuk.

Namun apa daya, karena ia berasal dari keluarga tidak mampu, apa yang dideritanya selama ini hanya ditahan kemudian coba diobati secara tradisional di rumah.

"Terpaksa saya harus kuat untuk menahan rasa sakit ini di rumah karena ketiadaan biaya untuk berobat," ujar Yanaati terbata-bata menahan rasa sakitnya, Sabtu (08/8/2020).

Sementara itu, salah seorang keluarganya, yakni Irwan Mendrofa, didampingi  mertua dari Yanaari Giawa, menyebutkan bahwa suami Yanaati juga hanya buruh kasar yang bekerja mencari nafkah dari satu daerah ke daerah lain.

"Kasihan sekali ibu ini sudah kurang lebih enam bulan terbaring dan tidak mampu beraktivitas lagi. Ia hanya dibantu anak-anaknya dan mertua yang sudah mulai sakit-sakitan," katanya. 

Sebenarnya, lanjut Irwan, Yanaati sudah memiliki BPJS namun katanya tidak dapat digunakan berobat ke rumah sakit. Entah tidak mengerti atau bagaimana keadaan BPJS tersebut Irwan kurang jelas.

Sehingga, ditambah dengan ketiadaan biaya, dan lain sebagainya, jadilah Yanaati seperti sekarang. Harus menderita menahan sakit.

"Kondisinya semakin kritis dan sangat membutuhkan pertolongan dari para dermawan agar dapat segera operasi di rumah sakit yang menangani kanker," ucapnya.

Hal senada juga dikemukakan anak tertuanya, Halawa (11), berharap uluran tangan pihak dermawan agar ibunya dapat terbebas dari penyakit kanker yang diderita sejak lama itu.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00