Kondisi Ekonomi Sosial Rakyat Palestina akan Diteliti

KBRN, Jakarta: Dukungan Indonesia terhadap rakyat Palestina, tidak hanya dibuktikan dengan aktifnya pemerintah memberikan bantuan maupun menyuarakan dukungan di berbagai forum internasional.

Melainkan, komitmen untuk mendukung rakyat Palestina di tengah tekanan zionis Israel, turut dilakukan oleh lembaga kajian dan penelitian seperti Center for Dialogue and Civilization (CDC) El-Sharq dan lembaga kemanusiaan Nusantara Palestina Center (NPC) yang berpusat di Jakarta.

Kedua Lembaga tersebut bahkan berkomitmen untuk melakukan penelitian terkait kondisi ekonomi dan sosial rakyat Palestina, dengan penandatanganan nota kesepahaman yang dilakukan pada Senin (20/7/2020).

Direktur CDC, Muhammad Anas, mengatakan, penelitian terhadap sektor ekonomi dan sosial di Palestina akan menjadi referensi NPC dalam menyalurkan berbagai bantuan agar lebih tepat sasaran.

“Ada beberapa “series” dikerja sama pertama bidang yang paling menyentuh di Palestina adalah bidang ekonomi-sosial. Ini yang kita dahulukan, untuk kita kaji dan teliti. Tujuan ini supaya menjadi bahan masukan dan refernsi NPC, sebagai lembaga kemanusiaan agar bantuannya sesuai kebutuhan rakyat palestina di Gaza,” ungkap Muhammad Anas kepada RRI, Senin (20/7/2020).

Dalam penelitian yang akan dimulai Agustus hingga Desember itu, juga memberikan rekomendasi solusi terhadap berbagai masalah yang dihadapi rakyat Palestina pada sektor ekonomi dan sosial.

“Permasalahan ekonomi dan sosial di Palestina itu seperti apa dan solusinya seperti apa. Rencananya tiap bulan akan ada pembahasan khusus tema-tema tentang ekonomi dan sosial sampai Agustus-Desember. Jadi, seri ekosos ini 5 bulan. Setiap bulan ada rekomendasi yang kita serahkan ke NPC untuk menjadi kebijakan,” papar Anas.

Anas mengungkapkan tiga faktor permasalahan Palestina senantiasa menjadi isu yang terus menarik perhataian dunia internasional dan dunia Islam.

“Yaitu, faktor tabiat kesucian dan keberkahan bumi Palestina, tabiat permusuhan idelologis dan histroris, dan tabiat sekutu Barat-Zionisme untuk melemahkan umat Islam langung dari jantung dunia Islam yaitu Palestina” ungkapnya.

Sementara, Direktur Pelaksana NPC, Ihsan Zainuddin mengharapkan, kajian dan riset menjadikan NPC sebagai lembaga Palestina berbasis riset dan penelitian.

“Semoga kerjasama ini dapat menjadikan NPC sebagai referensi untuk data-data ke-Palestina-an, disamping NPC sebagai lembaga charity yang konsen memberikan bantuan dan advokasi kepada masyarakat dan bangsa Palestina,” ucap Ihsan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00