Pemerintah Punya Pertimbangan Sebelum Keluarkan Travel Advice

KBRN, Batam : Masyarakat yang panik menghadapi penyebaran virus Corona, meminta pemerintah pusat untuk mengeluarkan Travel Warning, agar mereka tidak bepergian ke tempat asal virus, selain itu meminta Kementerian Pariwisata untuk melarang turis asal China masuk ke Batam. 

Menanggapi hal tersebut, Kepala Biro Komunikasi Publik Kemenpar, Guntur Sakti mengatakan dikeluarkannya Travel Warning bukan kewenangan Kementerian Pariwisata, melelainkan Kementerian Kesehatan ataupun Kementerian Luar Negeri dan tidak mungkin melarang turis China masuk ke Indonesia, karena akan melanggar HAM. Namun pemerintah sudah mengeluarkan imbauan ataupun travel advice untuk tidak pergi ke China dan sekitarnya, selain itu Kementerian Perhubungan juga sudah mengeluarkan edaran kepada maskapai penerbangan untuk menghentikan sementara direct flight dan dari, menuju ke Wuhan, China. 

Baca juga : Ketua MPR Minta Pemerintah Segera Keluarkan Travel Warning

"Kemenkes ataupun Kemenlu memang punya pertimbangan-pertimbangan dan alasan tertentu sebelum mengeluarkan travel warning, ataupun trav advice, memang kita yang awan, merasa resah juga karena eskalasi permasalahnnya sudah sangat tinggi, tapi nanti Kemenkes yang akan bicara dan Kemenlu, mengapa travel warning sampai saat ini belum dikeluarkan," ujar Guntur Sakti kepada RRI Batam, Selasa (28/1/2020).

Guntur Sakti melanjutkan, penyebaran virus Corona tidak lagi berbicara persoalan turis ataupun pariwisata, namun sudah kewenangan pemerintah untuk melindungi warga negara Indonesia, baik yang ada didalam negeri maupun diuar negeri. Maka peringatan anjuran perjalanan atau travel advice dirasa masih relevan terhadap situasi saat ini. Apalagi Kemenhub juga telah meminta kepada seluruh otoritas pengelola pelabuhan dan bandara, melakukan pemeriksaan bekerjasama dengan KKP di 135 titik dengan status tingkat kewaspadaan tinggi. 

Baca juga : Air Bersih, Kendala Mahasiswa Indonesia di Wuhan China

"Saya diawal ini muncul saya telfon Kadispar Kepri, Kadispar Batam, saya telfon beberapa travel pelabuhan di Batam, apakah semua pelabuhan suda melakukan antisipasi terkait virus Corona ini, sama-sama yok meningkatkan kewaspadaan, apalagi Batam itu border berdekatan sekali dengan pintu masuk dan ada direct flight," tutupnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00