DPR RI Sahkan 50 RUU Prolegnas di 2020 Termasuk Omnibus Law

KBRN, Jakarta : Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) hari ini menggelar Rapat Paripurna ke-8 masa persidangan II tahun sidang 2019-2020 di Gedung DPR RI, Jakarta.

Badan Legislasi DPR RI akan melaporkan penetapan Prioritas Legislasi Nasional (Proleglas) Rancangan Undang Undang (RUU) prioritas tahun 2020. Rapat Paripurna ini didahului pelantikan Pergantian Antar Waktu (PAW) dua anggota DPR RI oleh Ketua DPR RI Puan Maharani.

Ketua Badan Legialasi DPR RI, Supratman Andi Atga menyebut RUU Omninuslaw paling prioritas disahkan tahun 2020. Menurutnya RUU Omnibus Law penting karena memuat 2 RUU meliputi RUU Lapangan kerja dan RUU Sistem Perpajakan. Pentingnya RUU Omnibus Law karena memberi tanggapan luas dari masyarakat.

"Di dalamnya termasuk Omnibus Law yang memuat 2 RUU yaitu cipta lapangan kerja dan sistem perpajakan, hal ini memperoleh tanggapan luas dari masyarakat, ke dua RUU tersebut menjadi prioritas diselesaikan tahun 2020," ungkap Supratman Andi Atga saat Rapat Paripurna di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (22/1/2020).

Supratman Andi berharap RUU Omnibus Law akan mendorong perekonomian dalam negeri dengan mendatangkan investor asing untuk berinvestasi di Indonesia. Selain itu, lapangan kerja juga diharapkan meningkat seiring peningkatan investor di tanah air, seiring kemudahan berusaha dunia usaha.

"Berusaha menjadikan Omnibus Law ini menghasilkan regulasi semangat keseimbangan memenuhi kepentingan investor asing dan investor dalam negeri sendiri," katanya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00