BPK Perluas Sebaran Sertifikasi CSFA

KBRN, Jakarta : Badan Pemeriksa Keuagan Republik Indonesia (BPK RI) menggagas Certified State Finance Auditor (CSFA). CSFA merupakan sertifikasi untuk pemeriksa keuangan negara. 

Sertifikasi ini sebagai bukti tentang kompetensi teknis pemeriksa dalam melakuan tugas pemeriksaan. Sertifikat CSFA memiliki posisi yang istimewa karena akan menjadi persyaratan bagi pemeriksa untuk bisa menandatangani hasil pemeriksaan dalam lingkup keuangan negara.

Ketua BPK RI, Agung Firman Sampurna mengaku berharap seluruh pemeriksa di BPK dapat mengantongi sertifikasi tersebut. Pasalnya menurut Agung, sertifikat itu merupakan bagian dari upaya melembagakan peningkatan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) BPK, khususnya di bidang keuangan negara.

Hal itu juga kata dia sesuai dengan Peraturan BPK Nomor 1 Tahun 2017 tentang Standar Pemeriksaan Keuangan Negara (SPKN), seorang pemeriksa harus memiliki kompetensi profesional yang memadai untuk menjalankan tugas pemeriksaan.

Ditekankan Agung, sertifikasi tersebut tidak hanya dapat diraih oleh pemeriksa BPK tapi juga pihak eksternal.

"Kita berharap itu akan digunakan tidak hanya oleh BPK tapi juga aparat pengawas internal pemerintah dan juga kantor akuntan publik yang kita hire untuk dan atas nama BPK," kata Agung dalam keterangan pers yang diterima pada Jumat (20/12/2019).

Perlu diketahui, lanjut Agung, salah satu kekhususan BPK RI adalah lembaga tinggi yang berwenang memeriksa pengelolaan keuangan negara. Sehingga, BPK pun berkewajiban untuk menjamin pemeriksanya memiliki kompetensi teknis yang memadai dalam pemeriksaan.

"BPK telah menyiapkan seluruh kebutuhan sertifikasi tersebut mulai dari diklat, materi, uji kompetensi, hingga sertifikasinya," pungkasnya. (Foto : Istimewa)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00