Usulan Cuti Melahirkan Enam Bulan Disambut Baik

Ilustrasi wanita melahirkan. Foto: istock

KBRN, Jakarta: Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo menyambut baik usulan cuti ibu hamil dan melahirkan menjadi enam bulan. 

"Usulan ini sangat positif terutama untuk mendukung ASI eksklusif, nifas kan satu setengah bulan, sebagai dokter saya sarankan di umur 36 minggu kehamilan agar banyak istirahat," ucapnya saat berbincang dengan Pro 3 RRI, Selasa (21/6/2022). 

Ia menyebut, jika wacana itu terealiasi, maka ibu hamil sudah mulai cuti sebulan sebelum melahirkan, dan lima bulan berikutnya digunakan untuk memberikan ASI eksklusif. 

"Sehingga nifasnya bagus, ASI-nya bagus," katanya.

Menurutnya, seorang perempuan melahirkan sehat ada di usia 20 sampai 35 tahun. Hal itu harus diperjelas juga dalam Undang-undang (UU). 

"Sekaligus menjadi rambu-rambu, regulasi ini kan berbasis kebutuhan secara biologis," imbuhnya. 

Kondisi ibu yang melahirkan, menurutnya, akan membuat kehilangan darah hingga relatif anemia. Untuk pemulihan tersebut membutuhkan waktu. 

"Orang hamil darahnya mengencer sehingga airnya lebih banyak, nah kondisi ini harus pulih, retensi air dan berat badannya pun sudah kembali seperti semula, enam bulan sangat ideal," katanya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar