Penyelidikan Kecelakaan Simpang Muara Balikpapan

Tabrakan beruntun di Balikpapan. (Foto: Tangkapan layar CCTV)

KBRN, Jakarta: Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Suryanto Cahyono mengatakan bahwa proses penyelidikan truk tronton yang sebabkan kecelakaan di Simpang Muara Rapak Balikpapan, Jumat (21/1/2022) lalu, sudah masuk dalam pengumpulan data. 

"Kita sudah mendapatkan banyak data, dan Kita semua sudah melakukan pengumpulan data," kata Suryanto melalui wawancara Pro 3 RRI, Senin (24/1/2022).

Suryanto menjelaskan bahwa data yang dikumpulkan diambil berdasarkan keterangan pengemudi truk, dan juga pemeriksaan jalan sebelum dan sesudah TKP.

"Keterangan pengemudinya dari truk yang kita periksa dan kemudian kita periksa gemetri jalan," jelas Suryanto.

Namun dalam hal ini, Suryanto menyatakan bahwa pihaknya belum bisa memberikan kesimpulan dari kecelakaan tersebut. Karena pihak-pihak terkait dalam hal ini masih terus mengumpulkan data agar menemukan fakta yang benar dari kecelakaan tersebut.

"Kita belum bisa memberikan kesimpulan, nanti kita akan melakukan penyelidikkan melalui kendaraannya, nanti kita akan hidupkan kembali dan melihat apa masih ada kerusakan atau tidak," jelasnya.

"Sehingga kita mengetahui secara benar dan bagaiaman nantinya rekomendasi untuk mengurangi atau azas-azas yang ada didaerah tersebut, dan nanti akan lakukan gasat mapping di jalan mulai dari pelabuhan sampai ke Simpang Muara Rapak dimana tempat kejadian kecelakaan," tambahnya.

Dari hasil tersebut, Suryanto mengatakan bahwa pihak terkait akan mendapatkan hasil dan nantinya ada evaluasi dan rekomendasi jangka pendek terkait hal tersebut untuk kedepannya.

Diketahui bahwa, kecelakaan dipicu karena posisi trus tronton melaju dengan kecepatan cukup kencang dari arah belakang hingga menabrak mobil dan belasan motor. Setelah menabrak, truk masih terus melaju kencang dan diduga mengalami rem blong.

Sebanyak 5 pengendara tewas tertabrak truk dan belasan orang mengalami luka-luka dan masih dirawat di rumah sakit terdekat.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar