Pencarian Korban Kapal Terbalik Masih Nihil

Ilustrasi (foto:istimewa)

KBRN, Jakarta: Kepala Kantor SAR Tanjungpinang, Slamet Riyadi menyatakan pencarian 11 orang hilang akibat kapal terbalik di perairan Pulau Lalang, Kabupaten Lingga, di hari keempat Senin (24/1/2022) masih nihil.

"Hari ini memasuki hari keempat, di hari ketiga kemarin tim kami melakukan penyelaman namun untuk hasil masih nihil," ujar Slamet Riyadi melalui wawancara Pro3RRI, Senin (24/1/2022).

Slamet mengatakan bahwa hingga kini kondisi kapal masih terbalik, namun posisi masih terlihat ke permukaan. 

"Posisinya kapal tersebut terbalik, dan kondisinya masih terlihat dipermukaan," kata Slamet.

Untuk hari ini tim SAR gabungan akan kembali menyelam untuk menyusuri kapal yang terbalik, apakah terdapat korban didalamnya. 

Namun, jika hari ini hasil masih nihil, tim akan melakukan penyisiran ke permukaan di sekitar tempat kejadian dengan radius sekitar 6-7 dari tempat kejadian kearah Pulau Bangka.

"Jika masih nihil untuk hari ini, tim kami akan melakukan penyisiran ke permukaan sesuai dengan laporan Basarnas CommandCenter, dan kami akan menyisir sesuai dengan kotemail yang ada," jelasnya.

"Rencana kami akan bergerak dengan speesboat, dari kami turunkan personil 20 orang, 5 orang dari tanjung pinang," tambahnya. 

Sebagai informasi, Slamet mengatakan bahwa kapal tersebut merupakan kapal jenis kayu KM Harapan Jaya 12 yang merupakan milik perusahaan PT. Hasil Alam Samudra.

"Kapal berjenis kayu penangkap cumi milik PT. Hasil Alam Samudra," tuturnya.

Kejadiannya dapat informasi dari Basarnas command center pada tanggal 21 Januari pukul 10.00 ada kapal terbalik. Kapal tersebut diketahui membawa 11 orang didalamnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar