Evakuasi Jenazah Pakai Pintu, Junaidi: Spontan

Evakuasi Korban Semeru (foto:istimewa)

KBRN, Jakarta: Bencana Erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Sabtu (4/12/2021) lalu menyimpan banyak cerita haru didalamnya, seperti halnya salah satu relawan yang membantu proses evakuasi jenazah dengan menggunakan tangan dan pintu rumah sebagai tandu.

Salah satu relawan Kemanusiaan bernama Junaidi Santoso yang bertempat tinggal kurang lebih 40 KM dari lokasi bencana mengungkapkan bahwa ia dan rekan-rekannya kesulitan mengevakuasi jenazah dan terpaksa harus menggali lumpur menggunakan tangan.

"Kami membatu kehilir dan ternyata sekitar jarak 20 meter terlihat ada tangan manusia yang keluar dari lumpur, kita secara spontan mengerukkan lumpur pakai tangan," ungkap Junaidi melalui wawancara Pro3RRI, Selasa (7/12/2021). 

"Kami yang tadinya menggunakan cangkul kita lepas dan kita tetap menggunakan tangan agar tidak merusak kondiai jenazah," tambahnya. 

Hal tersebut Junaidi lakukan karena pada saat itu kelompoknya tidak membawa alat apapun untuk proses evakuasi. Bahkan, untuk menyeberangi sungai ia dan tujuh rekan lainnya berusaha membuat jembatan menggunakan kayu.

"Kita langsung kesana jumlah personil kami 8 orang, kemudian kami menyebrangi sungai aliran lahar yang masih cukup panas saat itu sehingga kami membuat jembatan darurat dari kayu, sampai disebrang kita melihat sepeda motor sudah tertimbun," jelas Junaidi.

Junaidi mengatakan bahwa hal yang dilakukan olehnya ini sebagai rasa bersyukur dirinya terselamatkan dari sebuah bencana. Mereka bergerak secara mandiri dan swadaya termasuk mengenai nasi bungkus untuk pengunsian.

"Ini hanya rasa kemanusiaan saja, sayadan teman2 sebagai rasa syukurbahwa kita kita merupakan golongan yang diselamatkan dari bencana dan sebagai rasa empati, maka kitatergerak apa yang bisa kita lakukan dan kita membantu sampai proses pemandian jenazah," jelasnya kembali. 

Meskipun sebelumnya dalam proses evakuasi mengalami kendala karena alat dan perlengkapan kurang. Saat ini Jinaidi mengungkapkan bahwa dirinya dan sejumlah rekan-rekan relawannya sudah mendapatkan bantuan sejumlah perlengkapan untuk membantu pross evakuasi.

"Alhamdulillah kemarin kita dibantu kacamata, masker, dan donatur menyumbangkan sepatu boot," pungkasnya. (imr)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar