Perahu Pemancing Terbalik di Perairan Gilimanuk

KBRN, Negara: Perahu jukung pemancing yang mengangkut tujuh orang terbalik di perairan dekat Pelabuhan Gilimanuk, Sabtu (4/12/2021) siang. Seluruh pemancing termasuk dua kru perahu berhasil dievakuasi hingga ke pinggir pantai. 

Informasi yang dihimpun RRI.co.id, penyebab perahu terbalik diduga karena kehilangan keseimbangan. 

Saat itu, salah seorang pemancing strike (menarik ikan) dan saking beratnya, perahu oleng. Perahu semakin miring saat pemancing lainnya hendak mengambil rokok yang terjatuh di laut. 

Kepala Satuan Polair Polres Jembrana, AKP I Putu Raka Wirama mengatakan, kejadian sekitar pukul 13.00 Wita, dan perahu berhasil dievakuasi ke pinggir pantai Gilimanuk oleh Polair sekira pukul 15.00 Wita. 

"Tidak ada korban jiwa, tujuh penumpang selamat," kata Raka seijin Kapolres Jembrana AKBP I Dewa Gde Juliana, Sabtu sore. 

Dari keterangan para korban perahu terbalik itu, mereka berangkat dari Banyuwangi pagi. Dua kru perahu dan lima pemancing kesemuanya asal Banyuwangi. 

Saat berhenti dan memancing di perairan Gilimanuk tepatnya 300 meter dari pinggir pantai atau koordinat E.114°.25'.21,77"  S.8°10'.6 35", perahu terbalik. 

Perahu dengan nama lambung Hani Adistia ini oleng saat salah satu penumpang, A'an Nurhakiky sedang strike/menarik ikan. Pemancing lainnya penasaran dan melihat ikan di lambung sebelah kiri sampan sehingga mengakibatkan sampan miring ke kiri dan terbalik. Ditambah lagi ada salah satu penumpang yang mengambil rokok yang terjatuh ke laut. 

Awalnya edua korban jatuh ke laut, namun segera mendapat pertolongan oleh warga nelayan Gilimanuk, Wagiman, yang kebetulan perahunya melintas dekat TKP.  

Setelah para penumpang berhasil dievakuasi, perahu dengan panjang 9 meter dalam keadaan katir bagian kiri (penyeimbang) patah, serta peralatan menangkap ikan dan perlengkapan lain hilang dievakuasi. 

Perahu ditarik oleh jajaran Polairud Gilimanuk menggunakan K.P XI - 2006 Tg. Rening dengan komandan Kapal Bipka I Kade Suantaka. Sampan akhirnya bisa dibawa ke pinggir pantai (GSG).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar