Kata Kominfo Soal Rencana Penghentian Operasional IndosatM2 

Juru Bicara Kominfo, Dedy Permadi (Doc Kominfo).jpg

KBRN, Jakarta: Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), memberikan pernyataan terkait rencana penghentian kegiatan operasional bisnis PT IndosatM2, seiring penutupan layanan internet kabel (fixed broadband) Indosat GIG.

Penutupan Indosat GIG ini, merupakan buntut kasus korupsi frekuensi 3G pada 2013 silam di IndosatM2, perusahaan yang mayoritas sahamnya dimiliki Indosat Ooredoo. Hal tersebut berdasarkan eksekusi Putusan Mahkamah Agung Nomor 787 K/PID.SUS/2014 tertanggal 10 Juli 2014 oleh Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan terhadap PT IM2.

"Kementerian Kominfo mengawal tengah proses penghentian kegiatan operasional bisnis IM2 agar tetap memperhatikan ketentuan perlindungan konsumen dan ketentuan sesuai peraturan perundangan yang berlaku, sehubungan dengan eksekusi Putusan Mahkamah Agung No. 787 K/PID.SUS/2014 tertanggal 10 Juli 2014 (Putusan MA 787/2014) oleh Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan (Kejari Jaksel) terhadap PT IndosatM2 (IM2)," kata Juru Bicara Kominfo, Dedy Permadi, dalam siaran pers yang diterima rri.co.id, Kamis (25/11/2021).

Dedy menambahkan, pada tanggal 20 November kemarin, pihaknya dan pengelola IM2 telah mengadakan pertemuan. Dalam pertemian tersebut pihak IM menyebut, secara teknis, sumber daya manusia, dan keuangan sudah tidak dapat beroperasi dan IM2 akan berhenti beroperasi secara total pada akhir bulan November 2021. Informasi serupa telah dilaporkan kepada pemegang saham IM2.

"Para pemegang saham IM2 diminta untuk membantu pengalihan pelanggan dan pemenuhan hak pelanggan IM2 yang saat ini berjumlah 50.000 pelanggan. Pengumuman terkait perlindungan pelanggan IM2 akan disampaikan oleh Indosat sebagai pemegang saham IM2" tambah Dedy.

Dedy juga menyebut, IM2 menegaskan komitmennya untuk melakukan upaya terbaik dalam melindungi kepentingan pelanggan layanan Indosat GIG dan layanan IM2 lainnya, serta mematuhi peraturan perundang-undangan terkait. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00