FOKUS: #VAKSIN COVID-19

Hampir 4.4 Juta Dosis AstraZeneca Masuk Indonesia

Petugas kesehatan menyiapkan vaksin COVID-19 jenis AstraZeneca di Desa Tenggela, Kabupaten Gorontalo, Gorontalo, Senin (22/11/2021). Badan Intelijen Negara (BIN) Gorontalo bersama BKKBN, Dinas Kesehatan dan Pemkab Gorontalo menggelar vaksinasi COVID-19 bagi warga lanjut usia untuk mempercepat pencapaian kekebalan tubuh komunal masyarakat hingga di tingkat desa. ANTARA FOTO/Adiwinata Solihin

KBRN, Jakarta: Indonesia kembali menerima kedatangan vaksin tahap ke-129 dalam jumlah 4.397.740 dosis, jenis AstraZeneca dalam bentuk jadi.

"Dengan kedatangan ini, total kedatangan vaksin hingga saat ini dalam bentuk bulk atau bahan baku dan jadi sekitar 358 juta," ujar Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate di Jakarta, seperti dikutip RRI.co.id, Rabu (24/11/2021).

Menkominfo memastikan, stok vaksin terus ditambah pemerintah agar cukup diberikan kepada rakyat Indonesia. 

"Upaya keras ini menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam memerangi pandemi," kata Johnny.

Johnny menambahkan, per 23 November, sudah 135 juta penduduk Indonesia yang telah mendapatkan dosis pertama, 90 juta di antaranya sudah mendapatkan dosis lengkap.

Menurutnya, untuk remaja sudah 23 juta remaja yang mendapatkan dosis pertama, angka ini 86 persen dari sasaran vaksinasi di kelompok remaja.

Dan 15 juta di antaranya sudah mendapatkan dosis lengkap.

Sedangkan, lanjut Menkominfo, 11 juta lansia di Indonesia sudah mendapatkan vaksinasi dosis pertama dan 6,9 juta di antaranya sudah dosis lengkap.

Percepatan vaksinasi di kelompok lansia sangat dibutuhkan.

Dia menekankan, perlu ada kerja sama semua pihak agar dapat mempercepat kelompok lansia yang divaksinasi.

"Kelompok lansia memiliki risiko kematian tertinggi jika terinfeksi COVID-19. sehingga perlu dilindungi," tuturnya.

Sementara itu, Menkominfo juga menyebut, menurut rencana kelompok pertama yang akan menerima vaksinasi booster secara gratis pada 2022 adalah lansia dan diikuti peserta penerima bantuan iuran (PBI) BPJS Kesehatan.

Sebagai tambahan, saat ini ada sebelas jenis vaksin COVID-19 yang sudah mendapatkan izin penggunaan darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) bisa menjadi opsi dalam pelaksanaan vaksinasi dosis ketiga atau booster pada 2022.

"Adapun sebelas vaksin Covid-19 itu adalah Sinovac, Vaksin Covid-19 PT Bio Farma, AstraZeneca, Sinopharm, Moderna, Pfizer, Sputnik V, Zifivax, Janssen, Convidecia dan Covovax," kata Johnny. (Miechell Octovy Koagouw)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00