117 Siswa-Guru di Kota Bandung Terpapar Covid-19

KBRN, Bandung: Siswa dan guru yang mengikuti kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di Kota Bandung dan dinyatakan positif Covid-19, terus bertambah sejak dilakukan tes PCR, sejak Jumat lalu. Hingga saat ini, total sebanyak 117 siswa dan guru terpapar Covid-19, Selasa (26/10/2021).

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Ahyani Raksanagara mengatakan, siswa dan guru di 157 sekolah telah dilakukan tes PCR dari target sekolah sebanyak 212. Sampel yang sudah diperiksa, sebanyak 5.993 dengan hasil yang sudah keluar sebanyak 3.530 sampel. 

"Jumlah sampel yang sudah diperiksa 5.993 jumlah yang sudah keluar hasil 3.530 dengan hasil positif 117 orang atau 3 persen dan negatif 3.413 orang atau 97 persen," ujar Ahyani kepada wartawan, Selasa (26/10/2021). 

Ahyani menuturkan, dari total 117 yang dinyatakan positif Covid-19 terdiri dari 105 orang siswa dan 12 orang guru. Sedangkan total sekolah yang didapati kasus positif Covid-19 melebihi 5 persen sebanyak 22 sekolah, 1-5 persen sebanyak 33 sekolah dan nol persen sebanyak 40 sekolah. 

Sebelumnya, sebanyak 14 sekolah di Kota Bandung yang sempat melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) kembali beralih ke pembelajaran tatap muka (PJJ) akibat kasus Covid-19. Siswa dan guru di sekolah tersebut terpapar Covid-19 melebihi angka 5 persen. 

Sementara itu sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bandung, Cucu Saputra mengatakan terdapat 14 sekolah yang kembali menyelenggarakan PJJ akibat terdapat kasus Covid-19. Keempat belas sekolah tersebut terdiri dari 5 SD, 2 SMP, 2 SMA, 4 SMK dan 1 SLB.  

“Sesuai dengan ketentuan tindaklanjut surveilans, 14 sekolah tersebut harus kembali melaksanakan PJJ karena jumlah siswa guru yang terpapar berada pada persentase lebih 5 persen,” katanya. 

Hingga 21 Oktober, ia menuturkan terdapat 80 siswa dan 4 orang guru terpapar oleh Covid-19. Terdapat 2.511 sampel memiliki hasil negatif sedangkan 864 sampel masih menunggu hasil. 

"Sekolah belum dapat diklasifikasikan sebagai klaster penyebaran Covid-19. Saat ini Disdik masih menunggu hasil entry dan exit test yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kota Bandung," tandasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00