DPR Minta Upaya Penyediaan PCR Adil Merata

KBRN, Jakarta: Wakil Ketua Komisi IX DPR Emanuel Melkiades Laka Lena meminta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan lembaga menyerukan berbagai pihak mengupayakan penyediaan PCR (Polymerase Chain Reaction) yang adil merata di Indonesia.

"Harga terjangkau, ada percepatan untuk melakukan proses pengujian tidak lebih dari 12 jam. Harga tidak menjadi satu hal yang bisa dimainkan dengan berbagai argumentasi waktu lebih cepat lebih mahal," ungkap Emanuel, dalam keterangan diterima RRI.co.id, Senin (25/10/2021).

"Kita mesti membuka ruang yang seluas-luasnya agar berbagai pihak yang mampu mengupayakan adanya alat Swab PCR yang bagus, murah, terjangkau, ada di seluruh negeri ini, kota, kabupaten, daerah penghubung, dan di setiap pulau-pulau," tambahnya.

Dengan adanya indikasi permainan layanan itu seakan dimanfaatkan hanya untuk menjalankan praktik komersialisasi semata, dia meminta aparat penegak hukum untuk bertindak tegas.

"Pada hal ini upaya untuk menangani pandemi Covid-19 dengan baik. Karena sudah nyata melanggar apa yang menjadi perintah dari Presiden Jokowi. Dalam situasi saat ini, kita tidak boleh memberi toleransi kepada orang-orang yang dengan sengaja tidak menjalankan perintah Presiden Jokowi," ujarnya.

(Ket Foto: Petugas kesehatan melakukan tes usap PCR di Jakarta, Senin (25/10/2021). Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito mengatakan alasan pemerintah mewajibkan penumpang pesawat wajib swab test Polymerase Chain Reaction (PCR) COVID-19 karena perlu adanya penerapan metode testing dengan standar terbaik di tengah peningkatan kapasitas bahkan penuh di pesawat, namun tidak di transportasi lain. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/rwa)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00