Kesembuhan Pasien Covid-19 Bertambah, Satgas: Sulsel Tertinggi

KBRN, Jakarta:  Satgas Penanganan Covid-19  menyebut angka kesembuhan pasien Covid-19 terus bertambah. Berdasarkan data per Sabtu (23/10/2021), angka kesembuhan harian bertambah mencapai 1.066 orang. Adanya penambahan ini meningkatkan angka kumulatif kesembuhan hingga menembus angka 4 juta orang sembuh atau tepatnya 4.081.417 orang. 

Melihat perkembangan penanganan per provinsi, terdapat lima provinsi menambahkan pasien sembuh harian tertinggi. Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) menambahkan 202 orang, diikuti DKI Jakarta menambahkan 174 orang, Jawa Tengah menambahkan 114 kasus, Jawa Barat menambahkan 71 orang, serta Jawa Timur menambahkan 61 orang. 

Sementara itu, pasien terkonfirmasi positif (RT-PCR/TCM dan rapid antigen), hari ini bertambah sebanyak 802 kasus dan kumulatifnya, atau jumlah pasien terkonfirmasi positif yang tercatat sejak kasus pertama hingga hari ini mencapai 4.239.396 kasus. 

Pada penambahan kasus terkonfirmasi positif harian terdapat 5 provinsi dengan angka tertinggi. Yakni di Jawa Tengah menambahkan 150 kasus, diikuti DKI Jakarta menambahkan 116 kasus, Jawa Timur menambahkan 74 kasus, Jawa Barat menambahkan 72 kasus, serta Kalimantan Timur menambahkan 34 kasus.

Disamping itu, pasien meninggal juga bertambah lagi sebanyak 23 kasus dan kumulatifnya mencapai 143.176 kasus. Selain itu, dari hasil uji laboratorium per hari, spesimen selesai diperiksa (RT-PCR/TCM dan rapid test antigen) per hari sebanyak 250.587 spesimen dengan jumlah suspek sebanyak 6.703 kasus.  

Untuk sebaran kasus aktif dengan angka tertinggi pada 5 provinsi, berada di Jawa Tengah sebanyak 2.081 kasus, Papua sebanyak 1.742 kasus, Jawa Barat sebanyak 1.259 kasus, DKI Jakarta sebanyak 1.147 kasus dan Kalimantan Utara sebanyak 1.069 kasus. 

Sementara, 5 provinsi dengan angka kematian harian tertinggi diantaranya di Jawa Timur menambahkan 5 kasus kasus, diikuti Bali menambahkan 3 kasus, Jawa Tengah menambahkan 2 kasus, DKI Jakarta menambahkan 2 kasus, serta DI Yogyakarta menambahkan 2 kasus. (imr)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00