Tiga Menit, Mobil Mewah Digondol Komplotan Maling

KBRN, Bekasi: Aksi komplotan pencurian mobil mewah terjadi di Perumahan Chandra Indah, Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi, Kamis (21/10/2021).

Pelaku yang diperkirakan enam orang ini sempat mengancam korban bernama Charles Situmorang dengan senjata tajam. Dari aksi yang terekam CCTV ini, pelaku menggasak mobil merek Mitsubishi Pajero.

"Saya sedang terlelap tidur, namun mendengar mobil menyala, namun karena posisi sedang tidur, dan seperti mengigau, tidak mungkin mobil saya, dan beranggapan mobil tetangga lewat. Hanya saja saat mendengar suara mobil turun, dan suara mesin tambah kencang, saya penasaran dan langsung keluar dari kamar menuju ruang tamu, kemudian saya mencoba membuka pintu gembok. Kemudian, ironisnya saya lihat mobil saya sudah di posisi nyerong kemudian mundur," ungkap Charles menceritakan kronologis kejadian kepada RRI.co.id, Kamis (21/10/2021).

Charles mengaku, bingung dan bertanya-tanya siapa yang mengendalikan mobilnya, namun terdengar suara motor dan melihat ada motor. Sehingga, dirinya langsung berteriak maling.

"Saya kejar sampai ke belakang rumah sekitar 200 meter (m), kemudian saya sempat teriak maling dan melihat ada 4 sampai 5 motor. Ada dua motor lari ke arah kiri, kemudian yang satu motor lari ke sana, satu motor di sebelah rumah, pas di tikungan itu, saya mencoba lari. Kemudian, saya melihat mobil tersebut jalan dan dua motor berhenti dan dua orang turun dari motor langsung mengacungkan sajam (parang/samurai) panjangnya sampai 40-60 cm sambil menggerak-gerakan ke saya dan ngomong (apa lu, gitu sambil maju). Saya jadi agak khawatir dan akhirnya saya memilih mundur dan mereka langsung pergi," terang Charles.

Dijelaskan Charles, jumlah pelaku yang dilihat diperkirakan berjumlah minimal 6, namun bisa lebih dengan ciri-ciri usia paruh baya sekitar 45 hingga 50 tahun. Dengan ciri- ciri gemuk, pendek dan satu pelaku lainnya masih terlihat muda.

Selain itu, terdapat dua orang lainnya yang menggunakan jaket Ojol (Ojek Online) dan satu orang lagi mengenakan celana pendek dan sepatu, sementara pelaku yang tinggi berusia sekitar 35 tahun tersebut masuk ke rumah mencongkel menggunakan sajam dan linggis.

Bahkan, saat dilihat dari rekaman CCTV pelaku bisa ambil kunci, dengan cara masuk ke rumah pelan-pelan, sebelum pencuri tersebut mencuri, pelaku mencongkel jendela depan. Kemudian, mengintip dan mencongkel serta memanggil teman lainnya, untuk minta parang. Kemudian datang dua pelaku lainnya sambil membawa parang dua kemudian mencoba mencongkel, satu orang mencoba masuk rumah sedangkan satu orang lainnya menunggu di luar.

"Mereka baru masuk ke dalam, para pelaku membawa senter dan mengarahkan meja dengan menggunakan senter, kemudian pelaku membawa senternya dan kunci mobil, setelah itu para pelaku melakukan aksinya dengan langsung memberikan kunci mobil kepada temannya yang menunggu di luar, lalu dia sempat ke dapur dan ke kamar saya," paparnya.

Ditambahkan Charles, pihaknya hanya memiliki dua kunci di rumahnya, antara lain kunci mobil dan kunci motor, namun yang diambil pelaku hanya kunci mobil saja.

"Di dalam rumah hanya ada dua kunci yang diambil hanya kunci mobil. Sementara, kunci motor dan HP yang tergeletak di meja dekat dengan kunci mobil, tidak diambil," tegasnya.

Ia menuturkan, untuk aksi yang dilakukan pelaku berdasarkan pantauan CCTV, proses dilakukan selama 3 menit. Mulai dari pukul 04.33 sampai 04.36 WIB.

Charles mengaku, kejadian tersebut bukan yang pertama. Pasalnya, sebelumnya pernah ada pencurian di rumahnya sekitar dua Minggu lalu belum lama ini. 

"Kita pernah kehilangan motor, jenis Honda Genio, pada saat kejadian saya masih di luar kota," keluhnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00