Dua Warga Merangin Meninggal Diserang Harimau

KBRN, Jambi: Jajaran Polres Merangin bersama Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA) Jambi memasang perangkap harau di sejumlah tempat di kawasan hutan di Kecamatan Renah Pembarap, Kabupaten Merangin, Jambi.

Hal itu dilakukan pasca peristiwa serangan Harimau Sumatera di Desa Air Batu, Kecamatan Renah Pembarap, Kabupaten Merangin, Rabu (13/10/2021) yang menyebabkan satu orang meninggal dunia.

“Tentu dari kami Polres Merangin melaksanakan himbauan kepada masyarakat untuk tidak mendekati lokasi-lokasi ataupun TKP tempat munculnya Harimau Sumatera yang muncul tersebut," ungkap Kapolres Merangin AKBP Irwan Andy Purnamawan, Kamis (14/10/2021).

Selain itu Irwan mengatakan, pihaknya berkoordinasi dengan BKSDA sebagai penanggungjawab untuk binatang dilindungi, untuk melaksanakan upaya penangkapan ataupun upaya menghalau harimau tersebut. 

"Saat inipun juga pihak BKSDA bersama kami telah turun, sejak kemarin. Menempatkan alat atau perangkap untuk menangkap harimau yang masih berkeliaran,” ujar Irwan.

Kapolres menambahkan, Polres bersama BKSDA juga akan melaksanakan patroli bersama. Di samping harus menjaga kelestarian Harimau Sumatera, pihaknya juga berupaya menghindari bertambahnya korban.

Sejauh ini, sudah ada dua korban meninggal dunia akibat serangan Harimau Sumatera.

Keterangan Foto: Harimau sumatera bernama Bintang Baringin berada di kandang Medan Zoo, Kota Medan, Sumatera Utara, Selasa (28/9/2021). ANTARA FOTO/Fransisco Carolio/Lmo/rwa.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00