Korban Kebakaran Lapas Tangerang Akan Dilakukan Operasi

KBRN, Tangerang: Satu orang narapidana korban kebakaran Lapas Kelas I A Tangerang yang masih dirawat di RSUD Kabupaten Tangerang harus dilakukan tindakan operasi debridenang satu minggu dua kali. 

Kepala Instalasi Hukum Publikasi dan Informasi (HPI) RSUD Kabupaten Tangerang, Hilwani mengatakan, pasien atas nama Yulius Darmanto Bin Tjong berusia (33) kondisinya stabil. 

"Sudah dilakukan operasi (debridemang, Red) ulang, operasi pembersihan luka bakarnya," ungkapnya, Senin (20/9/2021). 

Untuk penyembuhan lukanya sendiri, sambung Hilwani, memakan waktu tiga minggu. "Diprediksi untuk luka bakar ini prmulihannya selama tiga minggu," jelasnya.

Mengenai kapan akan dikembalikan lgo ke Lapas Kelas I A Tangerang, Hilwani belum dapat memastikan waktunya. "Untuk dikembalikan ke Lapas, kita lihat nanti kondisi pasiennya," ungkapnya.

Menurut Hilwani, pihaknya akan melakukan operasi bila diperlukan seminggu dua kali kepada Yulius Darmanto Bin Tjong. "Setelah operasi hari Senin ini, nanti akan dioperasi lagi hari Kamis," tukasnya. 

Diketahui, Yulius Darmanto Bin Tjong, saat dilarikan ke RSUD Kabupaten Tangerang mengalami luka bakar 25 persen bersama para narapidana lainnya yang berjumlah delapan orang. Kemudian bertambah dua orang dan menjadi 10 narapidana. 

Namun, delapan narapidama itu meninggal dunia dan satu telah dianggap sembuh untuk berobat jalan dan dikembalikan ke Lapas Kelas I A Tangerang. 

Narapidana itu yakni, Joko Susilo Bin Rohim berusia (35) yang diketahui teibat kasus narkotika. 

Senatinya, insiden kebakaran Lapas tersebut, penyebabnya saat ini masih dalam penyidikan polisi dan telah ditetapkan tiga orang tersangkanya dengan pasal kelalaian. 

Untuk total korban meninggal dalam tragedi kebakaran Lapas Kelas I A Tangerang berjumlah 49 orang, rinciannya (41) saat kebakaran, delapan meninggal dalam perawatan rumah sakit 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00