Dahlan Ungkap Pencairan Hibah Rp2 Triliun Akidi-Tio 

KBRN, Jakarta: Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan menyebut pencairan uang hibah Rp2 triliun dari keluarga pengusaha Akidi Tio yang disumbangkan ke Kapolda Sumsel untuk penanganan Covid-19 pada Senin (2/8/2021). 

Hal itu diketahui Dahlan setelah bertemu dengan orang yang sangat dekat dengan  Heryanti, putri bungsu Akidi Tio. 

"Heryanti itu orangnya sangat baik. Kami tidak merasa dia itu Tionghoa.

Dia juga tidak merasa kami ini pribumi. Hubungan kami tidak tersekat

soal ras. Heryanti itu sudah seperti pribumi," ujar Si Cantik kepada saya.

"Jadi uang Rp 2 triliun itu ada?" tanya saya.

"Ada. Mungkin paling lambat Senin lusa cair," jawabnyi.

"Dari mana Anda tahu Senin bisa cair?"

"Saya baru saja telepon Heryanti. Dia bilang begitu," jawabnyi.

"Jadi Anda bisa terus telepon ke Heryanti?"

''Bisa. Tidak ada masalah. Tadi malam pun saya telepon dia," jawabnyi.

"Bagaimana Anda bisa begitu optimistis uang itu pasti cair?"

"Saya percaya dia. Dia bilang begitu," jawabnyi lagi.

"Tapi dulu pun dia kan juga sering bilang ''bulan depan'' atau ''minggu depan'' ..."

"Iya sih. Tapi kali ini bicaranya kan dengan kapolda. Mana bisa sembarangan," jawabnyi.

Bahwa utang itu belum terbayar, katanyi, bukan karena dia tidak mau membayar. Uangnya ada. Tapi masih di bank di Singapura.

Uang itu milik ayah Haryanti, Akidi Tio. Yang meninggal tahun 2009 lalu," tulis Dahlan di laman disway.id yang dilihat RRI.co.id, Senin (2/8/2021).

Sebagai informasi, anak Akidi Tio bernama Heryanti memang yang menyerahkan secara simbolis dana hibah Rp 2 triliun kepada Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel) Irjen Eko Indra Heri.  (foto: disway.id)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00