Pencarian Hari Kelima Nelayan Hilang di Teluk Paria

KBRN, Kendari: Memasuki hari kelima pencarian terhadap seorang nelayan asal desa  Mattirowalie Poleang, Supratman (34) yang terjatuh dari longboatnya di sekitar perairan teluk Paria, Poleang Kabupaten Bombana pada pekan lalu, Tim SAR kembali melanjutkan operasi pencarian dengan membentuk tiga tim.

Dari tiga tim yang dipimpin langsung Rescuer Pos SAR Kolaka itu menyisir wilayah perairan teluk paria dari 10 Nautical Mile (NM) hingga 6 Kilo Meter dari Lokasi Kejadian Kecelakaan (LKK).

"Tim 1 menggunakan perahu karet menyisir sebelah timur dari LKK dengan radius 10 NM, Tim 2 menggunakan 3 unit kapal perikanan dan 3 unit longboat menyisir selatan hingga tenggara dari LKK dengan radius 20 NM serta Tim 3 melakuakan penyisiran dipesisir pantai teluk paria sejauh 6 KM (3 KM selatan, 3 KM utara),"kata Aris Sofingi Kepala Basarnas Kendari, Jum'at (25/6/2021).

Operasi pencarian itu lanjutnya, melibatkan beberapa institusi terkait hingga nelayan dengan menggunakan alut yang tersedia.

"Unsur yang terlibat dalam pencarian ini yakni Rescuer Pos SAR Kolaka sebanyak 6 Orang, BPBD Bombana 2 Orang, pihak Koramil Poleang 1 Orang, SAR USN, dari Pos AL Bombana serta Nelayan sekitar 15 Orang dilengkapi Alut berupa Rubber Boat 1 Unit, Longboat Nelayan 3 Unit dan Kapal Perikanan Bombana 3 Unit,"ujarnya.

Pada selasa 22 juni 2021 sekira pukul 06.30 wita korban bersama 2 Orang temannya memancing ikan di Teluk Paria menggunakan longboat yang berbeda. 

Pukul 14.30 wita perahu korban ditemukan dalam keadaan kosong dan diperkirakan korban terjatuh dari longboatnya. Pukul 19.10 wita Comm Centre basarnas kendari menerima informasi dari Samsul Alam Kepala Desa Paria melaporkan seorang warganya terjatuh dari longboatnya di sekitar perairan teluk Paria, Poleang Kabupaten Bombana.

Berdasarkan laporan tersebut, pada pukul 19.30 wita  tim rescue Pos SAR Kolaka diberangkatkan menuju LKK menggunakan Rescue truck membawa 1 unit perahu karet beserta peralatan pendukung keselamatan lainnya untuk memberikan bantuan SAR. (imr)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00