Megawati Simbol Keberanian Perjuangan Hak Politik Rakyat

Megawati Soekarnoputri dan Joko Widodo. (Foto: Antara)

KBRN, Sentul: Presiden Joko Widodo memiliki penilaian tersendiri terkait sosok Presiden RI ke-5, Megawati Soekarnoputri.

Hal itu diutarakan melalui video virtual ucapan selamat untuk Megawati Soekarnoputri yang resmi dikukuhkan menjadi Profesor Kehormatan (Guru Besar Tidak Tetap) Universitas Pertahanan (Unhan) RI. Presiden Jokowi mengatakan, Megawati pantas menjadi simbol keberanian yang memperjuangkan hak politik rakyat dan membangkitkan gerakan politik masyarakat bawah.

"Sebagai aktivis pejuang demokrasi, Ibu Megawati Soekarnoputri menjadi simbol keberanian untuk meperjuangkan hak politik rakyat, beliau telah membangkitkan gerakan politik masyarakat bawah, gerakan politik wong cilik, yang sedang memperjuangkan hak politiknya dan atas dukungan para pejuang demokrasi yang lain, (dimana, red) pejuangan tersebut membuahkan reformasi," ujar Jokowi.

Baca juga: Dikukuhkan Jadi Profesor, Megawati Ingat 'Cakra Manggilingan'

Jokowi mengatakan, sebagai politisi pun Mega memberi contoh bahwa untuk menjadi politisi tidak harus berada di lingkungan pemerintahan, namun harus siap berada di luar pemerintahan. 

"Sebagai seorang politisi, Ibu Megawati Soekarnoputri telah memberikan contoh kepada kita semua bahwa menjadi polisiti tidak harus berada di dalam pemerintahan, menjadi politisi harus siap di dalam pemerintahan dan harus siap berada di luar pemerintahan," tambah Jokowi. 

Tak kalah penting, Jokowi mengatakan, Mega sebagai pimpinan negara juga banyak mengeluarkan kebijakan yang menggambarkan kepemimpinan strategis, mulai dari ekonomi, lahirnya Perppu dan UU Anti Terorisme, serta lahirnya UU Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Baca juga: Gelar Profesor, Mega: Penghormatan Sekaligus Tanggung Jawab

"Sebagai Wakil Presiden ke-8 dan Presiden ke-5 RI, terlalu banyak kebijakan yang bisa ditunjukkan untuk menggambarkan kepemimpinan strategis beliau, mulai dari ekonomi kerayaktan, lahirnya UU sistem jaminan sosial nasional, lahirnya perppu dan UU anti terorisme, lahirnya UU KPK dan masih banyak lagi.nSemua itu, sekali lagi menunjukkan kepemimpinan strategis beliau dalam membela kepentingan rakyat dalam memperjuangkan demokrasi dan antikorupsi dan memperjuangkan kepentingan nasional lainnya," jelas Jokowi lebih lanjut. 

Menurut Jokowi, karakter kepemimpinan tersebut menjadi sangat diperlukan bagi para pemimpin bangsa, terlebih untuk menghadapi beragam tantangan dan hambatan.

"Karakter kepemimpinan seperti ini sangat dibutuhkan oleh setiap pemimpin apalagi ketika bangsa dan negara menghadapi tantangan dan hamabatan yang berat termasuk ketika negara menghadapi hiperkompetensi global dan pandemi seperti sekarang ini," ujar Jokowi.

Jokowi mengatakan, sebagai bangsa yang tangguh dan besar, tentunya Indonesia juga harus sigap dan siaga. Untuk itu, ia meminta agar semua pihak belajar banyak dari Mega agar mampu melewati setiap ujian dan rintangan.

Baca juga: Dikukuhkan, Jokowi Berikan Ucapan Hangat untuk Megawati

"Ketangguhan kita sebagai negara besar akan selalu diuji dari waktu ke waktu, kita ahrus selalu siaga dan sigap menghadapi segala tantangan, kita harus belajar dari pemimpin terdahulu termasuk ibu megawati soekarnoputri agar mampu melewati setiap ujian dan rintangan dengan sangat baik," jelas Jokowi.

Jokowi pun berharap, peran Mega sebagai guru besar dapat terus membimbing dan memandu generasi muda untuk terus belajar, meneguhkan pengabdian, untuk kemajuan Indonesia. 

"Sebagai guru besar, saya berharap Ibu Megawati terus memberikan bimbingan dan memandu generasi muda untuk tidak berhenti belajar, meneguhkan jalan pengabdian bagi kemajuan tanah air yang kita cintai bersama," pungkas Jokowi. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00